Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) OKU Timur, Sonpiani. (Foto: Dadang Dinata)

13 September 2018 14:14:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Pemerintah Kabupaten OKU Timur saat ini belum siap menerapkan sistim perizinan terpadu Secara online atau Online Single Submission (OSS). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) OKU Timur, Sonpiani, menurutnya untuk menerapkan OSS lembaga yang dipimpinnya masih membutuhkan banyak persiapan infrastruktur.

"Saat ini baru mengirimkan tiga orang staf untuk mengikuti pelatihan, sebab salah satu hal yang belum mendukung implementasi OSS adalah infrastruktur yang belum siap, jadi itu membuat kami masih bingung menerapkan sistem OSS," jelasnya, Kamis (13/9/2018).

Implementasi OSS bertujuan untuk mempercepat proses izin usaha di Indonesia. Namun kesuksesan sistem ini juga akan sangat bergantung terhadap kesiapan pemerintah daerah dalam menunjang sistem yang ada. “Contoh infrastruktur yang harus disiapkan adalah fasilitas komputer dan internet,” tambahya.

Selain itu, kesuksesan sistem tersebut juga akan sangat dipengaruhi oleh tingkat penguasaan masyarakat dalam menggunakan komputer dan memanfaatkan koneksi internet.

“Ada beberapa hal yang perlu dibenahi sebelum pemberlakuan OSS, antara lain kita harus membenahi infrastruktur untuk menunjang wacana sistem pendaftaran online,” terangnya.

Tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah juga harus ikut mempersiapkan fasilitas pendukung, misalnya saja perangkat komputer dan koneksi internet.

"Kemudian tentang sosialisasi. Sosialisasi tentang OSS harus lebih digencarkan lagi ke masyarakat. Sosialisasi bisa di kantor Dinas PMPTSP atau pun sosialisasi melalui komunitas maupun asosiasi pengusaha," tegasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 426