Berita :: GLOBALPLANET.news

Kadisdik Kota Palembang, Ahmad Zulinto. (Foto: Karerek)

27 September 2018 17:00:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Ahmad Zulinto menegaskan kepada Apartur Sipil Negera (ASN) harus mengundurkan diri sebagai tenaga pendidik jika menjadi peserta Calon Legislatif (Caleg).

Zulinto menjelaskan, kepala sekolah (Kasek) ataupun guru berstatus ASN jika ingin mencalon diri sebagai Caleg harus berani memilih dan mengambil resiko. Hal ini merupakan aturan undang-undang dimana calon jika berasal dari ASN harus mengundurkan diri.

“Kalau ingin calon jangan setengah-setengah, harus mundur dari ASN. Harus berani ambil resiko jika ingin calon,” tegasnya saat dikonfirmasi, Kamis (27/9/2018).

Terkait kasus Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Palembang, Zulinto mengaku telah menurunkan tim verifikasi ke lapangan. Dia mengaku, telah menunjuk Plh Kepala SMPN 3 Palembang karena oknum kasek telah dinonaktifkan dari posisi kasek.

“Saat ini sudah ada Plh SMPN 3 Palembang. Jika ingin mencalonkan diri maka harus mundur dari ASN, namun jika yang bersangkutan menyatakan mundur dari pencalonan tentu status ASN tidak dicopot dan tetap berstatus sebagai ASN hingga pensiun pada April mendatang,” tegasnya.

Sebelumnya, mantan Kepala SMPN 3 Palembang, Ansyori terdaftar sebagai Daftar Calon Sementara (DCS) calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang Dapil 4 dari PArtai Perindo namun yang bersangkutan masih mejabat sebagai Kepala SMPN 3 Palembang.

Reporter : Karerek Editor : M.Rohali 64