Berita :: GLOBALPLANET.news

Petugas kebersihan memasukan sampah ke dalam truk sampah untuk dibuang ke TPAS Padang Karet. (Foto: Yayan Darwansah)

05 Oktober 2018 14:25:41 WIB

PAGARALAm, GLOBALPLANET - ‎Sampah masih menjadi permasalahan serius di Kota Pagaralam. Pasalnya, masih terlihat sampah menumpuk di beberapa titik jalan.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengungkapkan, dihari pertama kerja, pihaknya langsung meninjau Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Padang Karet. Kenapa ini dilakukan karena ingin mengetahui daya tampung sampah di Kota Pagaralam ini.

"Sampah menjadi prioritas utama kita, sehingga pada saat masuk pertama kerja saya langsung mengunjungi TPAS," kata Alpian.

Untuk di Kota Pagaralam, kata Alpian, ada tiga titik rawan sampah yakni, simpang Tebat Baru, Tebing Muhammadiyah dan Pegadaian. Sejak diupayakan maksimal pengambilan sampah saat ini sudah lumayan.

"Tiga titik ini kerap terlihat sampah menumpuk. Untuk itulah, kita perhatikan dan diberikan pengangkutan lebih. Saat ini sudah lumayan bersih," kata dia.

Untuk tahapan selanjutnya, kata Alpian, pihaknya akan mengatur ‎jam-jam ngumpulkan sampah. Surat pengumuman sudah dibuat dan akan disampaikan kemasyarakat melalui RT/RW. Diharapkan, masyarakat bisa membuang sampah dibawah jam petugas sampah mengambil sampah sehingga ketika sudah diambil tidak lagi ada yang membuang sampah di tepi jalan.

"Imbauan sudah kita buat dan kepada RT/RW di Kota Pagaralam untuk menyampaikan kepada warganya. Kiranya sampah dibuang jangan setelah petugas mengambil sampah," bebernya.

Kemudian, tambah Alpian, motor sampah menjadi solusi lain mengatasi sampah ini. Dimana, untuk setiap kelurahan sudah ada yang mendapatkan motor sampah baik dari Kotaku dan BLH. Pengelolaan sampah ini akan dilakukan RT/RW masing-masing.

"Untuk retribusi akan dikembalikan ke RT/RW masing-masing. Jika dari retribusi cukup untuk menjalankan atau operasional petugas jalankan. Namun, jika tidak cukup akan disubsidi pemerintah. Akan kita lihat progresnya kedepan," bebernya.

Sementara itu, Camat Pagaralam Selatan M Helmi mengatakan, untuk Kecamatan Pagaralam Selatan sudah ada enam unit motor sampah dan sudah disalurkan ke masyarakat untuk dimanfaatkan menyisir wilayah pinggiran guna mengurangi sampah.

"Motor sampah yang sudah berjalan seperti di Kelurahan Besemah Serasan motor sampah bantuan dari Kotaku, Tebat Giri Indah dari BLH, Nendagung dua unit dari BLH, Sidorejo satu unit motor sampah dari BLH dan Kelurahan Tumbak Ulas, satu unit dari Kotaku," tukasnya.

Reporter : Yayan Darwansah Editor : M.Rohali 401