Berita :: GLOBALPLANET.news

Asap dari kebakaran hutan dan lahan terlihat jelas di langit Kota Palembang, Sumsel. Dinas Pendidikan Sumsel menyiapkan rencana untuk menerapkan proses belajar jarak jauh bagi SMAN dan SMKN jika kabut asap terus menebal. (foto: globalplanet)

05 Oktober 2018 19:57:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kebakaran hutan dan lahan yang terus meluas dan mengakibatkan kabut asap mulai pekat di Sumatera Selatan, Dinas Pendidikan Sumsel menyiapkan rencana belajar jarak jauh bagi SMA dan SMK.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Sumsel, Widodo mengatakan, proses pembelajaran jarak jauh bagi siswa SMAN dan SMKN dapat saja dilakukan jika kondisi kabut asap semakin tebal.

"Kalau asap makin pekat, kita akan menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa SMAN dan SMKN," ungkapnya kepada gbalplanet melalui pesan whatsApp, Jumat (5/10/2018).

"Kalau asap makin pekat, kita akan menerapkan belajar jarak jauh bagi siswa SMAN dan SMKN".

Widodo

Apalagi, Widodo meyakini, penerapan belajar jarah jauh mampu dilaksanakan sekolah dan siswa, karena guru dan siswa di Sumsel sudah melek teknologi. "Kita sudah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). SMAN dan SMKN di Sumsel telah melaksanakan UNBK dengan persentasenya mencapai 90%," terangnya.

Selain itu, Widodo mengklaim sebagai besar siswa dan guru di Sumsel telah memiliki gadget, sehingga belajar menggunakan internet bukanlah hal baru bagi siswa dan guru dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Untuk itu, kabut asap di Palembang dan sejumlah wilayah lain di Sumsel kian pekat. Hal ini karena kebakaran hutan dan lahan terus meluas, sementara kemarau terus terjadi.

Reporter : Karerek Editor : Zul Mulkan 203