Berita :: GLOBALPLANET.news

Wali Kota Palembang H. Harnojoyo bersama Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda dan pejabat terkait menghadiri Rakernas Akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2018 yang diselengarakan Kementerian Keuangan (Kemekeu) RI di Gedung Dharnapala, Kamis (20/9/2018. (foto: ist).

20 September 2018 16:37:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Wali Kota Palembang H. Harnojoyo bersama Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, menghadiri Rakernas Akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2018 yang diselengarakan Kementerian Keuangan (Kemekeu) RI di Gedung Dharnapala, Kamis (20/9/2018).

Kehadiran Harnojoyo karena ingin mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang sehat sebagai fondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan perekonomian global.

“Rakernas ini untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara guna mewujudkan tata kelola yang baik,” kata Harnojoyo.

Dalam Rakernas ini salah satu agenda yaitu seminar tentang akuntansi dan pelaporan keuangan bagi kementerian, lembaga negara, dan pemerintah daerah, dengan tujuan agar pelaporan keuangan di setiap instansi semakin baik.

“Acara ini cukup penting, bagi Pemerintah Kota Palembang, agar kedepan penyusunan laporan keuangan kita semakin baik,” ujar Harnojoyo.

Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan penghargaan bagi instansi dan Pemda yang berhasil memperoleh opini WTP dari BPK lima kali berturut-turut tanpa catatan.

“Kota Palembang sebenarnya sudah 8 kali berturut-terut memperoleh WTP, namun yang benar-benar tanpa catatan baru dua kali yakni tahun 2016 dan 2017, ini akan menjadi motivasi kita,” jelas mantan Ketua DPRD Kota Palemang ini.

Sementara itu, Inspektur Kota Palembang Gusmah Yuzar mengatakan, dalam penyusunan keuangan, dua tahun terkhir Pemerintah Kota Palembang sudah sangat baik.

“2016 dan 2017 kita sudah menerima WTP tanpa catatan, sudah sangat baik, namun memang yang mendapatkan penghargaan harus 5 kali berturut – turut mendapatkan WTP tanpa catatan,” kata Gusmah Yuzar.

Reporter : Rachmad Kurniawan Putra Editor : Zul Mulkan 160