Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono bersama Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni dan jajaran patroli bersama untuk mencegah Karhutla, Sabtu (6/10/2018). (foto: ist)

06 Oktober 2018 19:59:00 WIB

PAGARALAM, GLOBALPLANET - Menjaga kelestarian hutan dan lahan menjadi perhatian serius di Kota Pagaralam. Wali Kota Alpian Maskoni dan Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono SIK patroli bersama untuk mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Patroli bersama ini diikuti semua jajaran Pemkot dan Polres.

Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono SIK mengatakan,  patroli dimulai dari rumah Dinas wali kota menuju daerah yang diduga rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan seperti Daerah Dempo Selatan, yang masih banyak terdapat lahan hutan kota dan hutan lindung. Apalagi, daerah ini masih banyak belukar yang banyak ditumbuhi ilalang kayu kayu kecil yang mudah terbakar.

"Ada maklumat dari Kapolda Sumsel untuk seluruh jajaran Polres untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Maka dari itu,  saya mengajak wali kota untuk patroli bersama di daerah Dempo Selatan yang diduga rawan terjadinya karhutlah, " kata Dwi.

Dikatakan Dwi, setelah patroli, di kawasan Dempo Setalan tidak ditemukan titik api. Menurutnya hal ini harus dipertahankan,  pihaknya akan perintahkan polsek- polsek menindaklanjuti kembali jangan sampai ada terjadi karhutla.

"Kami minta masyarakat jangan sampai membuka lahan ataupun kebun dengan membakar lahan. Kita akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku, " jelas Dwi

Sementara itu, Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, setelah mantau langsung kelapangan memang kemarau membuah lahan kering karena sudah lama tidak turun hujan, akan tetapi semuanya aman. 

"Dari pemantauan langsung tidak ada lahan dan hutan yang terpantau adanya titik api di Pagaralam aman. Kita 
berharap untuk kedepan hal yang seperti hariini bisa dipertahankan," pungkasnya.

Reporter : Yayan Darwansyah Editor : Taufiq Akbar 482