Berita :: GLOBALPLANET.news

Kasimin (65) warga Desa Mulya Sari Kecamatan Belitang Mulya, OKU Timur ditemukan terkapar tidak bernyawa di jalan diduga korban perampokan oleh kawanan begal, Senin (8/10/2018) malam. (foto: Ist)

08 Oktober 2018 23:43:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Kasimin (65), warga Desa Mulya Sari, Kecamatan Belitang Mulya, OKU Timur Sumatera Selatan ditemukan tewas di jalan diduga usai dibegal. Sepeda motornya tidak ada di tempat, dan di tubuhnya terdapat luka tusuk benda tajam.

Korban Kasimin ditemukan warga terkapar di Jalan Tanggul Irigasi Sekunder Desa Suka Negara, Kecamatan Belitang III, OKU Timur, sekitar [ukul 19.00WIB, Senin (08/10/2018) malam.

Kapolsek Belitang III Iptu Aston L Sinaga mengatakan, informasi yang diperoleh dari keluarga korban, pada Senin 08 Oktober 2018 sekira pukul 18.30WIB, korban keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor honda Beat dengan tujuan akan ke rumah Toyib, tempat korban biasa menyetor klanting dan menagih hutang di Desa Pasir Putih, Kecamatan Belitang  Mulya.

Sekitar pukul 20.00WIB Kapolsek mendapat informasi melalui telpon dari Kades Ganti Warna Wahyudi, jika ada mayat seorang laki-laki di Tanggul Irigasi Sekunder Desa Sukanegara, Kecamatan Belitang III. Selanjutnya Kapolsek beserta anggota langsung  menuju TKP dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban kemudian  dibawa ke RSUD OKU Timur di Tulus Ayu untuk dilakukan visum, "Hasil pemeriksaan medis sementara  ditemukan luka tusukan diduga menggunakan benda tajam (pisau) di bagian punggung sebelah kiri mengarah ke jantung korban sebanyak satu lobang dan luka lecet di bagian ujung jari telunjuk sebelah kiri," ungkapnya.

Tindakan yang diambil pihak kepolisian mencari dan mencatat saksi-saksi. Melakukan penyelidikan/pencarian terhadap keberadaan sepeda motor korban. Membawa mayat dari TKP  ke RSUD OKU TImur Tulus Ayu untuk dilakukan Visum. Selanjutnya menyerahkan jenazah korban kepada keluarganya.

"Kematian korban masih dalam pendalaman dan belum bisa disimpulkan apakah korban pembunuhan atau korban perampokan," jelasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 3002