Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Dinas LHK Kota Palembang, Faizal AR saat diwawancara awak media, Selasa (9/10/2018). (Foto: Rachmad Kurniawan)

09 Oktober 2018 16:41:09 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Dibawah kepemimpinan Walikota H Harnojoyo dan Wawako Fitrianti Agustinda pengelolaan sampah di Kota Palembang akan dikelola secara moderm menggunakan Incenerator (alat pembakaran sampah).

Hal ini tersebut dijelaskan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Faizal AR usai menghadiri rapat yang dipimpin Sekda Palembang Harobin Mustafa mengenai perencanaan pengelolaan sampah di Ruang Rapat Setda II, Selasa (9/10/2018).

"Setelah Perpres nomor 18 tahun 2017 direvisi, Palembang sudah termasuk ke daerah yang menjadi skala priorotas proyeksi nasional dalam mengolah sampah menjadi tenaga listrik yang tercantum di Perpres Nomor 35 tahun 2018 dimana ada 12 Kota dan Kabupaten yang menjadi daerah prioritas pemerintah pusat," terang Faizal saat dijumpai awak media.

Sebelumnya Perpres ini adalah Perpres nomor 18 tahun 2017 dimana hanya 8 Kota dan Kabupaten yang termasuk dalam skala prioritas pemerintah.

"Setelah ini mekanisme pengadaan barang kita akan ditentukan oleh pemerintah pusat yang sesuai dengan Perpres nomor 35 dimana PLN dan Kementerian ESDM, menggunakan skema pembayaran yang lebih fleksibel yakni BOT (Build, Operate, and Transfer)," ujarnya.

Selagi masih dalam tahap perencanaan dikatakannya pemerintah akan koordinasi lagi dengan pihak ketiga.

"Jelas ini keuntungan bagi pemerintah kota Palembang selain aset teknologi yang bakal dimiliki, juga pengelolaan sampah sudah maksimal. Kebutuhan sampah untuk Incerator sendiri dirasa cukup, karena setiap satu orang warga Palembang menghasilkan 0,7 kilogram sampah setiap harinya, sementara alat ini 1200 ton saja sudah cukup," tutur dia.

Ia berharap semua proses lelang Perda baru yang digunakan untuk koordinasi dengan pihak ketiga selesai tahun ini, sehingga pengelolaan sampah modern di Palembang segera terwujud

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 130