Berita :: GLOBALPLANET.news

Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan (kiri) dan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (kanan) bersama pemerintah dan masyarakat melakukan salam komando usai acara doa bersama dan penggalangan dana di Masjid Agung Palembang, Rabu (10/10/2018). (Foto: Karerek)

10 Oktober 2018 10:52:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - TNI, Polri, Ulama, Pemerintah dan Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersatu membantu masyarakat korban gempa dan tsunami yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Bantuan yang dilakukan berupa kegiatan penggalangan dana dan doa bersama yang dipusatakan di Masjid Agung Palembang, Rabu (10/10/2018).

Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan mengungkapkan, berdoa bersama dan penggalangan dana ini dilakukan untuk membantu korban gempa di Palu, Sigi dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Kita bersatu, ada TNI, Polri, Ulama, Pemerintah dan Masyarakat mengadakan doa bersama dan penggalangan dana," ungkapnya.

Dijelaskannya, hasil penggalangan dana ini akan diberikan kepada korban gempa di Sulteng sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan bagi para korban gempa, baik dalam uang tunai maupun bentuk bahan sembako.

"Tim kita sudah ada yang berada di sana, kita lihat apa yang menjadi kebutuhan mereka. Kebutuhan inilah yang akan kita berikan," jelasnya.

Irwan mengimbau, masyarakat agar mendoakan korban gempa di Sulteng dan Lombok sesuai dengan agama masing-masing agar keluarga yang telah berpulang diberikan kelapangan dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menambahkan, doa bersama dan penggalangan dana bagi saudara yang mengalami musibah gempa di Sulteng ini juga memperkokoh persatuan. “Kegiatan ini sekaligus untuk mempererat persatuan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," terangnya.

Reporter : Karerek Editor : M.Rohali 75