Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Suhardiman, SH. (Foto: Eko Jurianto)

10 Oktober 2018 11:08:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Setelah mendapatkan laporan terkait pembegalan yang dialami oleh Wahari (42) wartawan Radar Palembang yang bertugas di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jajaran Polsek Talang Ubi, langsung bergerak cepat, salain melakukan olah TKP, tim buru sergap juga langsung bergerak memburu pelaku.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Talang Ubi, Kompol Suhardiman SH, bahwa saat ini anggota reskrim dan buru sergap telah melakukan pengejaran terhadap pelaku, selain itu pihkanya juga sudah melakukan olah TKP tepatnya di jalan poros Desa Jeramba Besi - Simpang Raja, Kecamatan Talang Ubi.

"Setelah mendapatkan kabar, anggota kita langsung bergerak ke lapangan (lokasi, kejadian) untuk mengejar kemana arah pelaku pembegalan tersebut," jelas Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH, SIK, MH, melalui kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiaman SH, Rabu (10/10/2018).

Menurut Kapolsek, bahwa wilayah tersebut memang menjadi zona merah di wilayah hukumnya, meskipun anggotanya kerap kali melakukan patroli diwaktu tertentu.

"Pembegalan memang menjadi atensi kita (kepolisian), terutama di wilayah rawan. Anggota kita diwaktu tertentu selalu patroli, meskipun kekurangan armada namun kita perintahkan menggunakan kendaraan pribadi," imbuhnya

Lebih lanjut, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat tetap selalu waspada untuk bepergian, jika perlu mengajak teman atau rombongan. "Masyarakat harus tetap waspada dan kalau bisa bepergian dengan rombongan, terutama melintasi daerah rawan," imbaunya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa seorang wartawan yang bertugas di Kabupaten PALI ditodong kawanan begal pada Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 05.00 WIB saat hendak menjalankan tugasnya sebagai jurnalis. Kejadian tersebut dialaminya saat bertolak dari kediamanannya di desa Jerambah Besi menuju kota Pendopo.

"Biasanya saya pergi kerja sekitar pukul 07.00 WIB, karena ada janji liputan dengan salahsatu instansi dan takut tidak tepat waktu, saya pergi lebih awal dan suasana jalan masih sepi dan masih agak gelap. Saat ditengah perjalanan saya dihadang oleh orang yang menggunakan penutup muka dan membawa senjata pistol dan kayu. Pelaku itu meminta motor dan HP saya," jelas Wahari.

Setelah kejadian tersebut dirinya dan sejumlah anggota kepolisian melakukan olah TKP, dan langsung melapor kemapolsek Talang ubi dengan berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP / B - 212 / X / 2018 / Sumsel /Res. Muara Enim / Polsek Talang Ubi.

"Ada dua pelaku yang saya lihat disana, satu memegang sajam jenis parang, dan yang satunya menggunakan senpi serta kayu di sebelah kanan, yang menghadang saya itu yang memegang senpi tersebut. Saya harap pihak kepolisian segera dapat mengungkap pelaku pembegalan tersebut dan membuat jera para pelaku tersebut." pungkasnya

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 710