Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito saat melakukan Pres Rilis terkait peredaran sabu yang meresahkan Warga Kota Prabumulih. (Foto: Hardoko Susanto).

10 Oktober 2018 18:06:20 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET - Polres Prabumulih terus berupaya keras untuk menekan peredaran barang narkoba diKota Nanas, hal ini dibuktikan menangkap beberapa pengedar narkoba dalam satu bulan terakhir ini.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutahuruk, saat melakukan pres rilis, Rabu (10/10/2018) menyebutkan, dalam satu bulan hingga sekarang ini, pihaknya berhasil mengamankan tujuh orang pelaku dan berhasil menyita narkoba jenis sabu sebanyak, 64,44 gram.

“Dengan berhasil diuangkapnya barang bukti sebanyak 64,44 gram sabu tersebut, maka kita telah berhasil menyelamatkan 1.325 jiwa dari pengaruh narkotika,” katanya.

Lanjutnya, barang haram tersebut didapat dari berapa pengedar yang beroperasi di wilayah hukum Polres Prabumulih, diantaranya, dari tersangka Junaidi Als Dancok (39) warga Perumnas Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur disita barang bukti sebanyak 5,25 gram.

Kemudian dari tersangka Wanda Apriyansyah (29), warga jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Pasar ll, Kecamatan Prabumulih Utara, disita barang bukti sebanyak 9,25 gram.

Dari tersangka Untari (31) warga jalan Bukit Lebar Perumahan Ardha, Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur disita barang bukti 9,67 gram. Tersangka Kam (38) warga Desa Betung, Kecamatan Penukal, Kabupaten Pali disita barang bukti sebanyak 6,2 Gram, dan beberapa tersangka lainnya.

Lanjut Kapolres, pasal yang diterapkan terhadap para pelaku yaitu, Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 atau 2. Pasal 112 ayat ( 2 ) Jo Pasal 132, ini sesuai dengan undang undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan ancaman hukuman penjara minimal 6 (enam) tahun maksimal 20 (dua puluh) tahun atau pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati dengan pidana denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,ditambah sepertiganya,” terang Kapolres.

Dengan ditangkapnya para pelaku pengedar sabu ini, ucap Kapolres berhasil menyelamatkan 1.325 jiwa, dengan rincian pemakai 1 gram digunakan atau dikonsumsi oleh 5 orang.

“Dan ini bukanlah akhir dari polres Prabumulih untuk menekan peredaran sabu di wilayah hukum polres Prabumulih,” tutupnya.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : M.Rohali 104