Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU Timur Ismaya Hera Wardanie SH, M.Hum dan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi, disaksikan Wabup Fery Antoni SE memusnahkan barang bukti narkoba yang telah memiliki kuatan hukum tetap, Kamis (11/10/2018). (foto: dadang dinata)

11 Oktober 2018 09:28:22 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Kasus penyalahgunaan Narkotika masih menjadi kasus yang menonjol yang ditangani Kejari Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU Timur Ismaya Hera Wardanie SH, M.Hum. Pada acara Pemusnahan barang bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht Van Gewijsde), di Kantor Kejari OKU Timur, Kamis (11/10/2018).

Pemusnahan disaksikan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi, dan Wabup Fery Antoni SE.

Pemusnahan BB merupakan salah satu tugas kejaksaan selaku eksekutor setelah putusan hakim. Serta untuk memberitahukan kepada masyarakat akhir dari penanganan kasus itu sesuai perintah hakim untuk disita dan dimusnahkan agar tidak bisa dipakai lagi.

"Ada juga putusan untuk diserahkan kepada saksi korban, serta ada juga yang dirampas untuk negara, kemudian kita lelang dan hasilnya masuk ke kas negara," jelasn Kajari.

Selama 2018, berdasarkan hasil rekavitulasi, ada 195 perkara yang masuk. Dari jumlah terebut persentase tertinggi tindak penyalahgunaan Narkotika. Secara kuantitas jumlah perkara menurun, tapi kualitas dilihat dari BB mengalami peningkatan dua kalilipat dari 2017.

"Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan kita karena itu kita harus berhati-hati," jelasnya.

Kajari juga menambahkan, adapun BB yang dimusnahkan, berupa ganja satu berkas 164,82 gram, sabu 37 berkas 140,377 gram, dan 36 paket kecil. Ekstasi tiga berkas delapan butir. Lalu senjata api 12 berkas, 11 revolver rakitan, dan 1 FN.

Senjata tajam17 berkas 9 pisau, golok 8, dan Amunisi 27 aktif 12 tidak aktif.

Sajam dan Senpi yang dimusnahkan merupakan BB yang dipergunakan pelaku saat melancarkan aksi kejahatan. Untuk BB Narkotika dimusnahkan dengan cara di-blender dan untuk Senpi dipotong.

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi, menambahkan, dengan adanya peningkatan kasus Narkotika ini menggambarkan jika usaha penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika oleh pihak kepolisian. "Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah berkerja secara maksimal," imbuhnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 607