Berita :: GLOBALPLANET.news

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara saat menanyai tersangka pada saat pres rilis di halaman Jatanras, Polda Sumsel. (Foto: Rio Siregar)

11 Oktober 2018 15:09:20 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Karena terbakar api cemburu, Wahyu (23) Warga Jalan K.H Wahid Hasyim, Lorong Sepakat, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang ini nekat menghabisi nyawa Edo yang tidak lain adalah teman adiknya sendiri pada bulan Juni 2016 lalu. Selain membunuh korban, tersangka juga membawa kabur sepeda motor korban.

Tersangka akhirnya ditangkap di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada, Kamis (11/10/2018) dini hari. Karena saat akan ditangkap tersangka berusaha melarikan diri, terpaksa polisi memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kakinya.

Peristiwa pembunuhan yang dilakukan tersangka bermula pada saat Wahyu melihat korban pergi bersama R kekasihnya, sehingga timbul rasa cemburu dan dendam. Ketika korban berkunjung ke rumah Wahyu dengan niat akan main dengan adiknya, lalu tersangka bersama temanya Ogik (DPO) menghampiri korban.

Kemudian korban di ajak ke suatu tempat di Jalan Yusuf Sindikane Kertapati, tepatnya di lokasi penjualan ikan salai, pada saat sampai di lokasi kejadian tersangka langsung mengambil kayu lalu memukul kepala korban sebanyak 3 kali hingga meninggal dunia.

"Pada saat di lokasi saya langsung memukul kepala korban dengan kayu yang berada di tempat kejadian. Karena saya kesal, dia selingkuh dengan pacar saya, padahal aku ingin menikahinya," aku tersangka.

Selain membunuh korban, Wahyu juga mengambil sepeda motor milik korban dan sempat berlari ke Lampung selama dua tahun. Belakangan tersangka sudah pulang dan sedang berada di Kabupaten OKI.

“Tersangka ini melakukan pencurian dan kekerasan dengan cara membunuh korban kemudian mengambil sepedah motor dan Hp korban,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara.

Lanjutnya, tersangka sempat melarikan diri selama dua tahun di Lampung. “Kami mendapat informasi bahwa tersangka sednag berada di OKI, maka langsung kita lakukan penangkapan. Karena berusaha melarikan diri dan tidak menghiraukan tembakan peringatan, terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur," tuturnya pada saat pres realase, Kamis (11/10/2018)

 

Reporter : Rio Siregar Editor : M.Rohali 138