Berita :: GLOBALPLANET.news

Salah satu Koperasi Simpan Pinjam yang Bberada di Jl H Kol Barlian, Kelurahan Talang Kapuk, Kabupaten Lahat. (Foto : Ferry)

11 Oktober 2018 18:25:55 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lahat,mencatat benyak koperasi yang mati suri. Dari total 408 koperasi di Kabupaten Lahat, sebanyak 319 koperasi dalam status mati suri. Hal ini disebabkan keuangan yang tidak sehat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lahat, Drs H Masroni, melalui Kabid Perizinan dan Kelembagaan Koperasi, Nurlela mengakan, sebagian besar koperasi yang mati suri, merupakan koperasi simpan pinjam.

"Biasanya anggota yang pinjam, tidak mengembalikan. Sehingga keuangan koperasi tidak sehat. Upaya memberikan bantuan pun sudah dilakukan, agar koperasi ini dapat berjalan," jelasnya, Kamis (11/10/2018)

Menurut Nurlela, dahulu koperasi tumbuh lantaran menerima bantuan. Hanya saja setelah bantuan itu dikucurkan, anggota yang meminjam tapi tidak mengembalikan.

"Saat ini belum ada lagi kucuran dana untuk koperasi, baik dari provinsi maupun pusat. Kalaupun ada hanya untuk pelatihan dan penyuluhan," jelasnya.

Untuk dapat bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM, jelas Nurlela, koperasi harus mempunyai sertifikat, nomor induk koperasi yang dikeluarkan Kementerian Koperasi dan UKM. Sertifikat itu juga hanya berlaku selama dua tahun saja.

"Syarat ini diberlakukan, biar koperasi tidak tumbuh mejamur saat ada bantuan," jelasnya.

Nurlela merinci, dari 89 koperasi aktif, 60 koperasi simpan pinjam, 16 koperasi jasa, sembilan koperasi produsen, dan masing-masing satu koperasi produksi dan pemasaran.

"Kami tidak bisa sembarangan membubarkan. Melakukan pembinaan dan pengawasan agar koperasi tetap sehat, secara rutin," sampainya.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 89