Berita :: GLOBALPLANET.news

Suasana penertiban PKL di Pasar Tebing Tinggi, Empat Lawang. (Foto: Rody hartono0

12 Oktober 2018 17:22:00 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Tim Gabungan melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di lorong talang padang tepatnya di Jalan Abubakar, Pasar Tebing Tinggi, Jumat (12/10/2018). Penertiban ini dilakukan karena para PKL masih membandel menggelar dagangan di lokasi tersebut.

Penertiban kali ini melibatkan Dinas Pol PP dan Linmas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), Polres Empat Lawang, Koramil Tebing dan Pemerintah Kecamatan.

Kepala Dinas Pol PP dan Linmas, Chandra kepada wartawan mengatakan, penertiban kali ini mengajak semua intansi yang terkait agar para PKL yang berjalan di sepanjang lorong talang padang bisa pindah ke tempat lain, karena setelah di cek ke dalam masih terdapat lapak pedagang yang masih kosong.

"Tidak ada lagi PKL yang berjualan ataupun menggelar lapak di Lorong Talang Padang sampai ke Jalan lintas, semua pedagang kita pindahkan ke dalam karena disana masih terdapat lapak pedagang yang asih kosong," ungkapnya.

Masih dikatakan Chandra, Pol PP akan mendirikan tenda bahkan personil Pol PP juga standby supaya tidak ada lagi PKL yang membandel masih saja jualan di sepanjang Lorong Talang Padang.

"Pol PP mendirikan tenda dan personil berjaga, untuk menertibkan pedagang yang masih membandel," tegasnya.

Menurut Chandra, penertiban PKL bukan semata-mata mengusir pedagang jualan, tapi memindahkan mereka ke tempat yang semestinya, supaya lebih tertib. "Penertiban bukan tidak ada solusi tapi kami beri solusi," katanya.

Ditempat sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rudianto kepada wartawan mengatakan, selain penertiban PKL Disperindag juga mengecek langsung keberadaan los pasar maupun lapak pedagang.

"Setelah dicek ternyata masih banyak los pasar Tebing Tinggi yang kosong, termasuk lapak pedagang sehingga PKL yang berjalan di pinggir Lorong Talang dipindahkan ke dalam, karena masih ada lapak yang kosong," ujar Rudi.

Reporter : Rody Hartono Editor : M.Rohali 95