Berita :: GLOBALPLANET.news

Penertiban APK yang dipasang di tempat terlarang di Kota Lahat. (foto: ferry andika).

19 Oktober 2018 11:30:44 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Bawaslu bersama beberapa anggota Partai Poliik, Pol PP dan Himpunan Pecinta Alam, Kamis (18/10/2018) menertibkan sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di tempat terlarang.

Satu persatu APK diturunkan dengan disaksikan sejumlah warga. Menariknya, tidak lama penertiban berlangsung, datang seorang calon legislatif yang menolak dan meminta APK miliknya tidak ditertibkan.

“Saya belum disurati jadi saya tidak tahu, tolong jangan turunkan baleho saya," kata Firdaus, caleg dari Partai PBB, Kamis (17/10) malam.

Namun Bawaslu tetap mengambil tindakan tegas terhadap ratusan APK yang menyalahi. Seperti di simpang Jalan Veteran, sepanjang ruas jalan protokol, depan Masjid Al Muttaqin, sepanjang ruas jalan arah RSUD Lahat, hingga sepanjang Jalan RE Martadinata, ditertibkan termasuk milik Firdaus.

"Seharusnya menurunkan sendiri lebih bagus. Sebelumnya kan kita sudah menyurati partai poltik da KPU sudah menjelaskan zona-zona yang dilarang," Kata Ketua Bawaslu Lahat, Andra Juarsyah.

Sesuai aturan KPU Lahat, sepanjang ruas jalan protokol memang jadi zona terlarang dipasang APK. Meskipun APK tersebut terpasang di sekitar selokan, seperti yang terlihat di simpang Jalan Veteran. Kecuali jika APK caleg tersebut terpasang di dalam pagar lahan milik masyarakat, itu diperbolehkan.

"Kalau itu masuk ke lahan masyarakat, kita tidak ada dasar untuk menertibkannya. Kita imbau para caleg dapat mengikuti saja aturan yang ditetapkan KPU," ucap Ketua Bawascam Kota Lahat, Marwansyah.

Reporter : Ferry Andika Editor : Taufiq Akbar 135