Berita :: GLOBALPLANET.news

Di depan gedung Parlemen of Western Australia, Kepala SMAN Sumsel, Muhammad Ridwan Aziz bersama Minister for Education and Training, Western Australia,The Hon Sue Ellery, M.L.C. (foto: ist).

21 Oktober 2018 10:19:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Menyiapkan lulusan berkualitas menghadapi persaingan global, SMAN Sumsel melakukan kerjasama internasional dengan Margaret River High School (MRSHS) Western Australia, Sabtu (20/10/2018).

Kepala SMAN Sumsel, Muhammad Ridwan Aziz mengungkapkan, SMAN Sumsel adalah sekolah unggulan bertaraf Internasional, yang menerapkan pendidikan holistik abad 21, tujuannya untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi masyarakat global yang kompleks.

“Penggunaan standar internasional akan diterapkan di dalam proses belajar mengajar, dan penilaian hasil belajar dinilai membantu siswa membangun perspektif internasional dalam segala aspek pembelajaran dan pengetahuan mereka. Serta membantu siswa mengambil peran sebagai bagian dari komunitas dunia,” ungkapnya kepada globalplanet, Minggu (21/10/2018).

SMAN Sumsel terus berkomitmen menjadi sekolah pencetak pemimpin masa depan Indonesia yang kompeten, berkarakter dan berwawasan global. Salah satu usaha mencapai tujuan tersebut dengan mencari peluang kerjasama dengan berbagai pihak, sebagai akses dan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Kita telah melakukan workshop manajemen sekolah di Margaret River High School (MRSHS) Western Australia dan kita telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Margaret River High School,” ungkapnya.

Sementara pihak Western Australia menilai kerjamasa terbuka lebar baik dalam bentuk pertukaran pelajar dan guruke ke Margaret River Senior High School dan SMAN Sumsel, yang akan diadakan pada tahun 2019 atau paling lambat 2020 mendatang.

“Western Australia membutuhkan guru bahasa Indonesia yang cukup banyak untuk mengajar bahasa Indonesia sebagai realisasi kebijakan pemerintah Western Australia, yang mewajibkan setiap sekolah memberikan pelajaran Bahasa Indonesia mulai tahun 2019,” ungkap Western Australia, The Hon Sue Ellery, MLC.

Reporter : Karerek Editor : Zul Mulkan 132