Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, saat membuka Rakorda Restorasi Lahan Gambut Sumsel, di Hotel The Zury Palembang, Senin (29/10/2018). (foto: adi kurniawan).

29 Oktober 2018 14:50:37 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Gubernur Sumsel Herman Deru akan mengajukan peraturan daerah pemanfaatan lahan gambut, sebagai upaya untuk mengatasi lahan gambut yang biasa terbakar di musim kemarau dan mengakibatkan bencana kabut asap.

Hal tersebut dikatakannya saat membuka Rakorda Restorasi Lahan Gambut Sumsel, di Hotel The Zury, Senin (29/10/2018). "Saya akan inisiasikan perda pemanfaatan lahan gambut, saat jadi bupati dulu pernah saya lakukan, waktu itu perda alih fungsi," katanya.

Sumsel memiliki lahan gambut 1,4 juta hektar yang harus dipelihara, jangan hanya digunakan kepentingan bisnis. Menurutnya ,lahan gambut juga harus diwariskan ke anak cucu dalam keadaan baik.

"Mari sama-sama menjaga lahan gambut, ini adalah ciptaan Allah, peruntukan lahan gambut seyogyanya sebagai tempat penyimpanan air, bahkan mengandung 90 persen air, harus dijaga itu," katanyanya.

Deru berharap, kepala daerah yang wilayahnya terdapat lahan gambut ikut memeliharanya dengan mendukung kerja Badan Restorasi Gambut (BRG). Dia juga berharap rapat kerja daerah tahun ini menghasilkan formula efektif restorasi lahan gambut di Sumsel.

"Dengan bersama-sama kita memelihara lahan gambut tersebut, saya percaya kebakaran lahan di Sumsel akan berkurang walaupun tidak secara menyeluruh, tetapi semuanya akan teratasi minimal setengahnya," bebernya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam mengatakan, wilayahnya salah satu pemilik lahan gambut terluas di Sumsel. Mengenai usulan perda pemanfaatan lahan, pihaknya menunggu hasil rakorda pelaksana restorasi gambut Sumsel mengenai pemanfaatan lahan.

"Memang di OI masih ada lahan tidur yang dikuasai beberapa orang, kami masih menunggu hasil rakorda agar bisa mengambil keputusan," singkatnya.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : Zul Mulkan 83