Berita :: GLOBALPLANET.news

Rapat yang berlangsung di Balai Kota Palembang. (Foto: Ist)

31 Oktober 2018 11:43:44 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Terakait masih banyak ditemukannya ruang terbuka yang dimanfaatkan oleh oknum warga untuk kepentingan pribadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan segera melakukan penertiban. Tahap awal akan dilakukan pemasangan plang peringatan bersama Kementerian Agraria dan tata ruang (ATR).

Kepala Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) kota Palembamg Stefanus Eko Pramudji, S.Sos, M.Si mengatakan, bahwa terkait hal itu sudah dibahas dengan pemkot Palembang.

Menurutnya, penertiban sendiri ada tiga hal yaitu, pemberian sanksi administrasi, hukum pidana atau pidata, pemanfaatan bangunan dan terakhir kegiatan pengendalian.

Setelah ditinjau, ternyata ada dua kecamatan yaitu Sukarami dan Talang Betutu yang tidak sesuai dengan yang diatur di dalam perda.

“Untuk dua kecamatan tersebut, kita akan melakukan diskusi dan tetap diberikan papan plang peringatan, pemasangan dilakukan untuk peringatan saja bukan semacam ancaman” ujar dia.

Selanjutnya, pihaknya langsung ke lokasi untuk kemudian menindaklanjuti evaluasi dan sanksi apa saja yang nanti akan dikenakan pada masyarakat yang masih bandel.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Undang-undang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dedi Harapan, menyarankan sebelum diadakannya pemasangan plang sebaiknya melakukan sosialisasi bersama masyarakat terlebih dahulu.

"Lebih baik adanya pendekatan dulu dengan warga sekitar agar tak timbul permasalahan. Selain itu sosialiasi bertujuan agar masyarakat lebih paham tentang peraturan penataan ruang," tutupnya

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 81