Berita :: GLOBALPLANET.news

Wali Kota Palembang Harnojoyo memberikan pengarahan dalam rapat persiapan peluncuran Siabuh, Selasa (6/11/2018). (foto: rachmad kurniawan).

06 November 2018 11:18:57 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang segera meluncurkan “Siabuh”, aplikasi shalat subuh. Melalui aplikasi yang tersedia di android ini, Wali Kota Harnojoyo dapat memantau kegiatan pegawainya di waktu subuh.

Melalui aplikasi ini juga akan ketahuan jika ada pegawai yang jarang ke Masjid apalagi bangun siang. Karena, melalu aplikasi yang diluncurkan 18 November mendatang, Wali Kota dapat melihat masjid mana yang ramai. Selain itu, pegawai juga wajib laporan ke dengan mengupload foto di aplikasi.

H Harnojoyo saat diwawancara usai rapat persiapan aplikasi Siabuh mengatakan, aplikasi ini ditujukan kepada semua ASN Kota Palembang seperti yang tercantum dalam Perwali mengenai Salat Subuh, agar menunaikan salat subuh di daerahnya masing-masing.

"Sistemnya seperti absensi ya, jadi mulai dari pukul 4.30 WIB hingga pukul 5.30WIB para pegawai dipersilakan mengisi laporan salat subuhnya dengan mengunggah foto. Kalau sudah masuk pukul 06.00WIB sudah tak dihitung lagi, aplikasi tak bisa dibuka lagi, maka dari itu harus tepat waktu," ujar Harno, Selasa (6/11/2018).

Yang terlambat kata Harno, akan ketahuan melalui indikatornya, sementara yang tepat waktu dan selalu tepat waktu akan menerima rewards. "Kita ingin melihat bagaimana pejabat di kota ini menjadi penggerak Salat Subuh di lingkungan masing-masing. Targetnya Salat Subuh ini lebih ramai dari Salat Jumat," ungkap Harno.

Hikmah yang didapat dari Salat Subuh ditambahkannya, adalah bisa beraktifitas lebih awal. Jangan mau kalah dengan penduduk negara lain yang selalu tepat waktu.

"Dalam salat Subuh kita bisa sharing-sharing perihal program Kota Palembang, keluhan-keluhan masyarakat dan silaturahmi yang tetap terjalin. Kita mengantar anak sekolah tak terlambat, kita buka toko bagi yang punya usaha bisa lebih pagi bangunnya. Banyak manfaatnya," pungkasnya

Kabag Kesra Setda kota Palembang Riza Pahlevi menambahkan dengan aplikasi ini wali kota bisa memantau secara langsung Masjid/Mushala mana saja yang ramai saat Salat Subuh.

"Target yang berikutnya wali kota ingin masjid selalu ramai dengan gerakan 1100 Ustad pada tahun 2020 mendatang. Tahun ini ada 107 ustadz yang kota gaji Rp2 juta perbulan, 2019 nanti kami anggarkan untuk 500 ustadz. Ini semua agar visi misi wali kota yang menginginkan Palembang menjadi kota yang islami tercapai," tutupnya

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 343