Berita :: GLOBALPLANET.news

Wali Kota Palembang Harnojoyo. (foto: ist).

06 November 2018 12:30:36 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Dalam paparan persiapan peluncuran aplikasi Siabuh, Senin (6/11/2018), disebutkan setiap hari uang yang beredar di Palembang mencapai Rp3,7 triliun. Untuk itu, Palembang dinilai memiliki potensi untuk “menggaji” warganya dengan uang tunai.

Dan disebutkan, ternyata perputaran uang mencapai Rp3,7 triliun itu dari sektor industri kuliner dan pasar. Wali Kota Harnojoyo ditemui seusai rapat di Rumah Dinas Wali kota Palembang mengklaim jika prestasi ini dipertahankan dan program dijalankan dengan sungguh-sungguh bukan tidak mungkin Palembang mampu menggaji masyarakat.

"Pempek dari ribuan UMKM saja peredarannya 7 ton perhari baik sekitar Palembang maupun yang dikirim ke luar Kota Palembang. Rp3,7 triliun itu 10 persennya adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang. Dikalikan 365 hari bukan tidak mungkin Palembang bakal jadi kota pertama yang mampu menggaji masyarakatnya," bebernya.

Ia menambahkan semua potensi pemasukkan daerah akan dikelola dengan baik, Insya Allah uang tersebut bisa diberikan kepada masyarakat. "Ada juga beberapa negara yang mampu menggaji masyarakat kalau mampu, nah ini kalau kita lihat dari potensinya Palembang ini bisa masuk kriterianya. Selama ini kita berikan dalam bentuk fasilitas pendidikan, kesehatan, perbaikan jalan. Tak menutup kemungkinan kami beri dalam bentuk uang tunai," tutupnya

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 68