Berita :: GLOBALPLANET.news

Satgas Pencegahan Saber Pungli OKU Timur terus gencar melalukan sosialisasi pencegahan Pungli. Selasa (6/11/2018) sosialisasi Saber Pungli Tingkat Kecamatan digelar di Aula Kantor Kecamatan Semendawai Barat, OKU Timur, Sumsel. (Foto Istimewa)

06 November 2018 17:04:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Pencegahan secara harus dilakukan agar seluruh apsek kehidupan khususnya yang bersifat pelayanan publik harus dilaksanakan bebas dari aksi pungutan liar, yang seakan telah menjadi "tradisi" yang mewabah.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tanjaya melalui Kasat Binmas AKP Fauzi Saleh SH menegaskan hal itu dalam sosialisasi Saber Pungli Tingkat Kecamatan se OKU Timur, di Aula Kantor Kecamatan Semendawai Barat, OKU Timur, Sumsel Selasa (06/11/2018).

Fauzi mengatakan, sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli, apapun segala bentuk pungli harus dibasmi. “Setiap pekan kita rutin melakukan sosialisasi Saber Pungli di lokasi dan peserta yang berbeda. Untuk hari ini dengan peserta dari Kecamatan Semendawai Barat, Cempaka dan Kecamatan Madang Suku I,” terangnya.

Dengan cara apapun, dalam bentuk apapun dan di lapisan manapun segala macam bentuk Pungli tidak diperbolehkan. “Harapan kita melalui sosialisasi Saber Pungli yang dilakukan di tempat yang berbeda-beda mampu memberikan dan menghilangkan tradisi tidak enak jika tidak memberi,” terang Fauzi yang juga menjabat Kasatgas Pencegahan Saber Pungli OKU Timur.

Sasaran empuk terjadi praktek Pungli pelayanan publik diantaranya kelurahan, kecamatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Samsat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, khususnya pembuatan kartu kuning dan pelayanan lain yang berkaitan dengan perizinan.

“Masyarakat maupun pemohon seringkali menginginkan proses yang cepat meskipun harus mengeluarkan biaya lebih. Untuk itu, regulasi perizinan harus sederhana, praktis dan mudah sehingga tidak ada peluang terjadinya praktek Pungli,” tambahnya dalam sosialisasi yang dihadiri Asisten I Setda OKU Timur Drs Dwi Supriyanto, Kasi Intel Yul Haidar SH serta Camat dari Kecamatan Semendawai Barat, Camat Cempaka dan Camat Madang Suku I serta para Kades dari tiga kecamatan tersebut.

“Melalui sosialisasi ini kita menggugah kesadaran masyarakat, ASN di seluruh lini untuk tidak melakukan Pungli. Hilangkan budaya di masyarakat "Dak lemak kalau dak ngenjuk” karena itu jelas menyalahi. Karena baik yang memberi maupun yang menerima Pungli sama-sama akan diancam sanksi hukum. Oleh karena itu mari kita bersama-sama mencegah terjadinya pungli di wilayah OKU Timur,” tegasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 159