Berita :: GLOBALPLANET.news

Pedagang yang harus berjualan di luar lokasi pasar malam di Lapangan Merdeka Pagaralam, karena tidak diperbolehkan masuk karena harus membayar uang lapak, Rabu (7/11/2018).

07 November 2018 21:22:00 WIB

PAGARALAM, GLOBALPLANET - Sejumlah pedagang kecewa tidak bisa berjualan di Pasar Malam di Lapangan Merdeka, Kota Pagaralam. Padahal, sebelum ada Pasar Malam, pedagang setiap malam mencari rejeki di lokasi tersebut.

Dengan adanya pasar malam, mereka dilarang berdagang karena tidak membayar lapak. Kekecewaan pedagang ini diluapkan di media sosial melalui akun Warung Sate Pu. Akun ini berkicau di dalam group Facebook Dangau Besmah,‎ sehingga membuat cukup banyak komentar masyarakat.

"Telabu agi! Nasip jeme buntu ka lok ini lah mancean ka lemak ade pasar malam ingkase nambah sare! La dek boleh agi jualan kami pedagang lame ni. di ajung masuk nga bayar pule. nanggung jd anak umang nak lame nak baru ingkase seragi saje oy nasip.....," tulis akun Warung Sate Pu.

Kekecewaan ini tentu ada dasarnya. Bagaimana tidak, dari hasil penelusuran globalplanet pedagang diminta membayar uang Rp300.000 agar bisa berjualan di lokasi Pasar Malam. Belum lagi untuk uang keamanan Rp10.000 permalam ditambah biaya listrik Rp5.000 permalam.

Sementara Sutris (32) pedagang lainnya menuturkan, berjualan dengan menggunakan gerobak untungnya sangat kecil. Sangat bisa dibayangkan jika harus membayar uang sebesar Rp300.000 ditambah uang lainnya, berapa lagi keuntungan pedagang yang didapatkan. Untuk itu, pihaknya berharap agar pihak terkait mengecek kondisi ini.

"Pasar Malam atau event lainnya sangat ditunggu pedagang seperti kami ini. Sebab, dengan event ini kami bisa berjualan dan mendapat keuntungan sedikit lebih banyak dari hari-hari biasanya. Namun, jika harus membayar kami cukup kecewa dan berharap wali kota dan wakil wali kota yang baru bisa turun langsung untuk mendengar keluhan pedagang kecil seperti kami ini," tukasnya.

Reporter : Yayan Darwansah Editor : Zul Mulkan 327