Berita :: GLOBALPLANET.news

Sekitar pukul 17.07WIB Kamis (8/11/2018) kondisi lalu lintas di perbatasan Lahat dan Muaraenim lengang dari truk batubara, yang selama ini dikelukan warga. (foto: globalplanet).

08 November 2018 17:54:19 WIB

MUARAENIM, GLOBALPLANET - Kebijakan Gubernur Sumsel Herman Deru yang mencabut pergub tentang angkutan batubara di jalan umum mulai Kamis (8/11/2018), cukup efektif dan dipatuhi pihak tranportir mutiara hitam. Padahal di jalur mulai dari Merapi Barat-Merapi Timur, Kabupaten Lahat menuju Muaraenim tidak terlihat penjagaan aparat.

Seperti terpantau globalplaner sekitar pukul 16.00 hingga 17.30WIB, Kamis (8/11/2018), hari pertama truk batubara dilarang melalui jalan umum. Tim globalplanet tidak melihat satupun aparat baik dari kepolisian maupun dinas perhubungan. Juga tidak terlihat adanya kendaraan dari kedua instansi penegak hukum itu.

Hanya saja, tim globalplanet sempat melihat ada sekelompok warga di depan terminal tidak jauh Pospol dan rumah Dinas Bupati Muaraenim. Menurut informasi yang dikumpulkan, mereka menunggu dan akan mencegat jika ada truk dengan muatan batubara yang melintas.

Semoga kebijakan berjalan terus dan tidak ada pihak yang melanggar, sehingga kepentingan masyarakat terhadap kenyamanan lalu lintas terpenuhi, 

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 57