Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi (IST).

09 November 2018 16:39:29 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Diduga kesal karena sengketa lahan dengan PT MHP, seorang pria mengamuk hingga memecahkan kaca meja ruang tunggu untuk para tamu Bupati Lahat, Sumsel.

Aksi pria yang sempat dibawa ke Mapolres Lahat itu, terekam video dan tersebar luas di grup whatshap serta media sosial d Kabupaten Lahat. Aksi kesal oknum warga ini terjadi Kamis (8/11/2018) dan kini video berdurasi 42 detik viral di Kabupaten Lahat. Apalagi pecahan kaca hampir melukai Asisten I Setda Lahat, Ramsi.

Saat kejadian ada aparat dari Polres Lahat yang tengah mengikuti rapat bersana Pemda. "Saat kejadian langsung kita amankan. Saat ini tidak kita tahan namun proses tetap dilanjutkan," ujar Kasat Reskrim Lahat AKP Satria Dwi Dharma, Jumat (9/11/2018).

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Ahmad Hartawan, melalui Kasi Sengketa Pertanahan Very Rosyadi menjelaskan bahwa, kejadian ini berawal adanya dugaan sengketa Lahan antara warga Desa Arahan dan Gedung Agung dengan PT MHP.

"Awalnya itu HGU PT MHP tapi tahun 2016 batas definitif lahan HGU PT MHP mundur dan tidak lagi di lahan tersebut," ungkapnya Jumat (9/11/2018).

Very melanjutkan, bahwa pertemuan yang digelar Pemda Lahat memang tidak dihadiri PT MHP. Namun ada pertemuan lain pada Agustus lalu di Pemprov Sumsek terkait masalah ini.

Asisten 1 Setda Lahat, Ramsi menuturkan, Kamis (8/11), beberapa warga mendatangi Pemda Lahat untuk menemui bupati dan sekda. Lantara bupati sedang tidak berada di tempat, warga menjadi kesal dan terjadila peristiwa pemecahan kaca meja ruang tamu bupati.

"Permasalahan ini sudah kita fasilitasi dan sebelumnya juga sudah ada pertemuan di Palembang. Permasalahan ini pula sudah ditangani pihak provinisi dan pusat karena mereka yang punya wewenang terkait HGU," ujar Ramsi.

Ramsi juga menyampaikan, bahwa rencannya, Selasa (13/11) mendatang akan digelar pertemuan terkait masalah sengketa lahan warga tersebut . "Kita surati PT MHP agar masalah ini bisa selesai," ucapnya.

Reporter : Ferry Andhika Editor : Zul Mulkan 55