Berita :: GLOBALPLANET.news

Nampak salah satu mobil tronton yang dihalau masa saat melintasi jalan umum. (Foto: Ist)

09 November 2018 22:19:00 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Sejumlah tronton yang melintas di Jalan Umum tepatnya di Jalan Lintas Sumatera,  Kecamatan Merapi Barat,  Jumat (9/11/2018) dihalau massa.  Massa memaksa tronton yang melintas tersebut berbalik arah.  

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun,  massa yang menghadang laju kendaraan angkutan batubara tersebut, terkait adanya pelarangan angkutan batubara melintas di jalan umum oleh Pemprov Sumsel.  

Tronton yang melintas tersebut sendiri ditenggarai milik beberapa perusahaan yang selama ini menggunakan jalur khusus dan jalur kereta api.  Namun demikian,  massa yang juga sopir angkutan batu bara menilai walau memiliki jalur khusus tapi tetap melanggar karena melintasi jalan umum.  

"Ya distop dan diminta putar balik karena mereka melintasi jalan umum," ungkap Endriyansyah,  salah satu transportir angkutan batu bara.  

Dikatakannya,  massa menuntut keadilan sehingga pelarangan tersebut juga berlaku bagi jalan umum di Kabupaten Lahat. 

"Biar adil semuanya jangan melintas di jalan umum. Sopir dan pekerja tambang juga siap demo," tegasnya.  

Sementara berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun ada beberapa perusahaan yang selama ini mengangkut batubara melewati jalur khusus milik PT Titan dan PT kereta api.  Sehingga,  adanya kebijakan pelarangan melintas di jalan umum oleh Gubernur Sumsel tidak berpengaruh kepada perusahaan tersebut dintaranya PT MAS, PT  BAU, PT GGB dan PT RUBS.  Namun demikian,  hal tersebut dinilai tak adil lantaran masih melintasi jalan umum.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 116