Berita :: GLOBALPLANET.news

Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist)

25 November 2018 13:10:16 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Dalam kunjungannya ke Palembang, Presiden Joko Widodo menitip pesan kepada masyarakat khususnya Sumatera Selatan agar tidak ada konflik saat pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Menurut Jokowi, biasanya terjadi konflik kecil itu dimulai dari urusan politik, seperti, pemilihan Bupati, Walikota, Gubernur, hingga pemilihan Presiden. Banyak Masyarakat di Indonesia itu sudah lupa bahwa pemilihan tersebut bukan saat ini saja, tetapi setiap lima tahun itu ada.

“Saya kadang heran satu kampung, RT, RW itu ada yang tidak saling meyapa gara-gara pemilihan baik itu Bupati, Walikota, Gubernur, hingga pemilihan Presiden. Bahkan ada majelis taklim itu gara-gara pemilihan presiden tidak saling sapa,” katanya, di sela-sela pemberian gelar adat Komering di halaman Griya Agung Palembang, Minggu (25/11/2018).

Oleh sebab itu Jokowi sapaan akrabnya ini mengajak khususnya pada masyarakat yang ada di Sumatera Selatan untuk terus berperan aktif terus menjaga persatuan dan kerukunan Negara Indonesia, jangan sampai ada komflik sekecil apapun itu.

“Biarkan Masyarakat menggunakan hati nurani dan pendapat masing-masing, pilih siapa saja silahkan tapi jangan sampai ada gesekan sekecil apapun jangan sampai ada komflik. Karena aset negara Indonesia terbesar yakni persatuan dan kerukunan. Jangan sampai adanya pemilu nantinya malahan merusak semuanya,” ujar dia.

Menurut Jokowi, paling dirugikan kalau ada komflik itu yang pertama anak-anak dan kedua ibu-ibu. Oleh sebab itu mari jaga persatuan dan kerukunan yang telah terjaga, karena munculnya komplik berawal dari banyak yang ingin merusak sehingga dipanas-panasi, masyarkat jadi panas semuanya.

“Katanya sebangsa senegara dan setanah air, saya titip itu jangan dilupakan,” pungkasnya.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : M.Rohali 86