Berita :: GLOBALPLANET.news

W (baju merah) saat berada di Kejaksaan Negeri Lahat. (Foto: Ferry)

04 Desember 2018 17:03:00 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Kasus pembunuhan secara sadis yang dilakukan W (15) terhadap Rega Orlando (alm), pelajar asal Koramil Lama, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, yang ditemukan jasadnya di areal perkebunan kopi milik warga Dusun Talang Tinggi, Kecamatan Jarai, Lahat, pada Senin (19/11/2018) lalu. Kini berkas perkaranya telah memasuki tajap P21 (Lengkap) dan sudah dilimpahkan ke Kejari Lahat.

Pelaku pembunuhan yang tercatat sebagai Warga Duspa, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam itu, diserahkan langsung Kapolsek Jarai bersama anggota, didampingi ayah Kandung Jamsari, untuk dibawa ke Lapas kelas II A Lahat.

"Pelaku suda ada, berkasnya juga sudah lengkap, jadi tidak ada alasan untuk memperlambat perkara. Itu prosedurnya," Ujar Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap melalui Kapolsek Jarai, Iptu Hendrinadi. Selasa (4/12/2018).

Rega Orlando semasa hidup. Insert jenasah Rega saat diveakuasi akibat dibunuh secara sadis di kebun Kopi

Sedangkan untuk tersangka Heri (44), selaku penadah sepeda motor korban yang dijual pelaku, dalam perkara ini juga termasuk sebagai saksi. Sedangkan Heri sendiri telah ditahan pihak Polres Pagaralam, lantaran ikut terjerat kasus narkoba. Diduga narkoba tersebut hasil penjualan sepeda motor milik korban.

"Untuk Heri statusnya tersngka kasus lain, sedangkan perkara ini sebagai saksi. Jika hakim membutuhkan kehadiran Heri dalam persidangan, akan kita hadirkan," ujar Hendrinadi.

Sementara, Kasi Pidum Kejari Lahat, Variska AK SH, didampingi M Abby Habibullah, selaku jaksa penuntut umum (JPU) dalam perkara ini menerangkan, tersangka sendiri terjerat 80 ayat 3 UU RI No tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI No tahun 2002, tentang perlindungan , dan pasal 362 KUHP.

Karena ini pelakunya anak-anak ada penambahan pasal 79 ayat 2, berisi pidana pembatasan kebebasan yang dijatuhkan terhadap anak, paling lama setengah dari pidana penjara yang diancamkan.

"Sudah kita terima, berkasnya hari ini juga kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Lahat. Untuk sidangnya kemungkinan minggu depan, tapi kita masih menunggu jadwal dari PN Lahat, " terang Abby.

W selaku pelaku pembunuhan menyesali perbuatannya dan sekali lagi meminta maaf kepada keluarga korban. "Iya, saya nyesal pak, saya siap mempertanggungjawabkan perbuatan saya ini," ucapnya ketika dibincangi Jaksa.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 221