Berita :: GLOBALPLANET.news

Komandan Kodim 0401 Muba, Letkol Arm Muh Saifudin KZ. (Foto: Amarullah Diansyah)

10 Januari 2019 13:31:55 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Komandan Kodim 0401 Muba, Letkol Arm Muh Saifudin KZ, kembali menegaskan TNI berada diposisi netral dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung pada April mendatang.

"Aturannya sudah jelas, TNI itu netral. Jadi jika ada (anggota) yang melanggar ada aturan yang berlaku," ujar dia saat dibincangi usai menggelar acara silaturahmi dan coffee morning dengan insan pers di Makodim 0401/Muba, Kamis (10/1/2019).

Dalam pesta demokrasi yang berlangsung lima tahun sekali ini, pihaknya selalu terlibat dalam pengamanan, mulai dari tahap awal yakni pendaftaran para calon hingga tahap akhir yakni penghitungan dan pengesahan suara.

"Ya, kita ikut dalam pengamanan, kita ikut saat pencoblosan dan perhitungan suara. Hampir seluruh anggota Kodim kita libatkan dalam pengamanan Pemilu ini," jelas dia.

Disinggung mengenai personil untuk pengamanan Pemilu, Saifudin, mengatakan, selain peronil Kodim 0401/Muba, pihaknya juga saat ini telah mengajukan surat permohonan penambahan personil, agar dapat ditempatkan dilokasi-lokasi yang masuk dalam ketegori rawan.

"Kita juga libatkan anggota bataliyon dari kodam, bisa dari Armed, Rider, atau lainnya. Kita ajukan surat untuk penambahan, nanti kita siagakan di koramil yang berpotensi atau rawan. Tentunya kita berharap tida terjadi gejolak selama pemilu," jelas dia.

Sebelumnya, Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin juga menegaskan pihaknya tetap menjaga netralitas Apararur Sipil Negara (ASN) agar tidak turut serta dalam politik praktis. Sehingga ridak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tetapi ASN juga harus melakukan sosialisasi ke masyarakat agar parrisipasi pemilih meningkat, serta menjaga kondusifitas di Kabupaten Muba," tandas dia.

 

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 95