Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi

10 Januari 2019 19:20:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Sejak digulirkan pada 2017 lalu, program magang ke Jepang yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), sudah berhasil memberangkatkan 42 pemuda magang baik yang sudah berangkat maupun yang masih menunggu jadwal keberangkatan.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) OKI,Asnawi MSi mengatakan, kalau peminatnya banyak sekali yang ingin berangkat, hanya saja saat tes itu yang menjadi kendala peserta banyak gugur. "Kalau syarat administrasi mudah tapi saat tes peserta kesulitan," terangnya, Kamis (10/1/2019).

Untuk mengantisipasi banyaknya yang gagal berangkat maka perlu di dilakukan banyak try out, sehingga mempermudah para peserta ikut tes kembali. Rencana tahun ini program tersebut akan digulirkan kembali bahkan pada 2020 ditargetkan bisa diberangkatkan setiap saat.

Untuk melakukan program tersebut dana yang disiapkan sebesar Rp200 juta mulai dari try out pelatihan di daerah selama dua bulan , pelatihan di Jakarta tiga bulan, transportasi dan lainnya yang diberangkatkan oleh kementerian pusat

Masih kata dia, para peserta ini akan magang di berbagai perusahaan sesuai dengan keahlian masing-masing selama tiga tahun dan bisa perpanjang kontrak dua tahun.

Dari program ini diharapkan para peserta setelah kembali ke daerahnya dapat membhka lapangan kerja baru. Inilah mengapa pihaknya sangat berambisi melakukan program tersebut.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans OKI, Tohir Yanto menambahkan, selain program magang ke Jepang juga ada berbagai pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK)." Banyak juga peserta dari BLK ini yang mendapat sertifikat untuk melamar program magang ke Jepang,"tandasnya

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 238