Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati Lahat, Cik Ujang SH didampingi Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap ketika dibincangi, Jumat (11/1/2019). (Foto: Ferry)

11 Januari 2019 16:42:00 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Masyarakat penerima manfaat dari bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dapat tersenyum, karena pada tahun 2019 bantuan sosial PKH di Kabupaten Lahat, bakal alami kenaikan. Hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.

Ketika dibincangi usai teleconference terkait penandatanganan nota kesepahaman antara Polri dan Kemensos, terkait bantuan sosial PKH, di ruang Rudal Polres Lahat. Didampingi Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, Cik Ujang menegaskan, bantuan ini harus disalurkan tepat sasaran.

"Pihak terkait kita pinta untuk kembali lakukan verifikasi data, juga dilakukan secara update. Jangan sampai terdengar lagi, masyarakat yang benar berhak, mala tidak dapat," tegasnya, Jumat (11/1/2019).

Cik Ujang juga mengatakan, kepada masyarakat penerima bantuan, bantuan ini harus digunakan sesuai dengan ketentuan. Selain itu, harus dikawal, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan momen bantuan ini.

"Bantuan ini gratis, tidak boleh ada yang coba-coba meminta uang tembusan dengan alasan apapun," ujarnya.

Sementara, Ferry menuturkan, pihaknya selaku yang berperan melakukan pengamanan dalam penyaluran bantuan. Meminta bantuan masyarakat, untuk ikut melakukan pengawasan, terhadap penyaluran bantuan ini.

"Kalau ditemukan adanya praktek praktek penyimpangan, segera laporkan, pasti bakal kita usut," tutur Ferry.

Disisi lain, Kadinsos Lahat, H Harinus, didampingi Koordinator PKH Lahat, Dani Setianto menerangkan, jumlah masyarakat penerima bantuan, tahun ini mencapai 19.600 jiwa yang tersebar di 24 kecamatan. Dengan bantuan seluruh program, seperti bantuan pangan non tunai (BNPT), dan bantuan lainnya.

"2018 lalu jumlah bantuan yang disalurkan mencapai 40 miliar. Untuk tahun ini kita belum tahu pasti, naiknya sampai berapa," terang Dani.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 73