Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri Peresmian Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumsel, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu yang baru di Jalan Kol H.Burlian Palembang, Jumat (11/1/2019). (Foto: Adi Kurniawan).

11 Januari 2019 19:15:25 WIB

PALEMBANG , GLOBALPLANET.news - Guna menjadikan Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi Universal Health Coverage (UHC), Gubernur Sumsel akan mengeluarkan surat edaran ke perusahaan. Melalui surat itu, pengusaha diminta menunaikan kewajibannya mendaftarkan karyawannya ke BPJS Kesehatan.

Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan hal itu saat menghadiri Peresmian Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumsel, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu yang baru di Jalan Kol H.Burlian, Jumat (11/1/2019).

"Ingatkan saya, secepatnya saya akan buatkan edaran itu ke perusahaan-perusahaam di Sumsel. Mereka wajib mendaftarkan karyawannya ke BPJS, kalau mereka tidak mau kita cabut izin usahanya," tegasnya.

Menurut HD layanan  kesehatan adalah hak setiap karyawan yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. "Dengan adanya gedung baru ini harapan kita sosialisasi akan lebih baik, juga layanannya agar kesadaran masyarakat juga ikuy menjadi baik. Sehingga Insya Allah tahun ini juga Sumsel bisa jadi provinsi yang UHC," ujarnya seusai peresmian secara simbolis oleh Gubernur Sumsel HD dan Direktur Utama Fachmi Idris yang juga dihadiri anggota DPR RI, instansi vertikal Provinsi Sumsel, pejabat tinggi pemerintahan di Provinsi Sumsel, Ketua DPRD Provinsi Sumsel serta beberapa fasilitas Kesehatan dan Badan Usaha di wilayah Sumsel.

Menurut HD, sudah ada dua kabupaten di Sumsel yakni Muaraenim dan Lahat yang sudah mencatatkan diri sebagai Kabupaten UHC. Sementara coverage BPJS kabupaten sebagian besar lainnya sudah mendekati 100%.

"Mudah-mudahan setelah kita gelontorkan dana dari Provinsi ini semua terpenuhi. Untuk masa transisi ini ada dana Rp56 miliar. Paling lambat enam bulan ke depanlah semua sudah tercover dan Sumsel segera menjadi Provinsi UHC menyusul Aceh dan DKI, karena semua memang harus bermuara ke JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) Sumsel Bersatu," jelasnya.

Sementara Direktur BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan, dengan diresmikannya kantor baru ini maka kantor Kedeputian Wilayah Sumsel  Kepulauan Babel dan Bengkulu BPJS Kesehatan yag ada di Jalan R Soekamyo berpindah ke Jalan Kol H Burlian. Kehadiran lokasi baru ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan peserta JKN -KIS saat berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan guna melakukan urusan administratif.

"Dengan berpindahnya kantor Kedeputian  Wilayah Sumsel Babel Bengkulu diharapkan dapat meningkatkan kinerja  demi mendukung program Jaminan Kesehatab Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIs dan juga dapat meningkatkan kepuasan peserta di Kantor Cabang Palembang," jelas Fachmi.

Kedeputian Wilayah Sumsel, Kepulauan Babel dan Bengkulu BPJS Kesehata  membawahi tiga provinsi yakni Sumsel, Kepulauan Babel dan Provinsi Bengkulu. Cakupan peserta BPJS Kesehatan di wilayah Sumsel Kepulauan Babel dan Bengkulu sampai dengan 1 Januari 2019 dijelaskannya sudah sebanyak 74,32% dari jumlah penduduk wilayah Provinsi Sumsel, Babel dan Bengkulu sebanyak 8.573.106 jiwa dari total penduduk 11.535.940 jiwa, sedangkan khusus untuk wilayah Sumsel sebanyak 72% atau sebanyak 5.911.195 jiwa dari total penduduk 8.181.312 jiwa.

Sementara itu Kepala Kedeputian BPJS Kesehatan Sumsel Kepulauan Babel dan Bengkulu, Erna Kusuma Wijaya mengatakan penambahan kantor baru ini menggunakan aset yang ada. Kantor itu menurutnya dibangun di atas lahan seluas 1030 meter persegi.

"Dengan adanya kantor baru ini kami berharap layanam yang bisa kami berikan lebih prima dan kami juga memiliki ribuan layanan fasilitas kesehatan" ujarnya.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : Zul Mulkan 47