Berita :: GLOBALPLANET.news

Anggota Polres Muba memasang sejumlah spanduk di tempat-tempat ibadah berisi sikap dan imbauan agar tidak berkampanye di tempat - tempat ibadah untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk. (Foto: Ist).

13 Januari 2019 11:22:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET.news - Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Andes Purwanti mengingatkan jangan berkampanye dalam bentuk apapun di rumah ibadah. Peringatan ini merujuk kepada para calon legislatif dan senator yang jumlahnya sangat banyak.

Agresifitas para calon dan tim semakin agresif menjelang pemilihan yakni April mendatang. "Rumah ibadah hanya digunakan untuk beribadah dan berbagai kegiatan keagamaan. Dilarang keras dijadikan tempat kampanye," ujar Kapolres Minggu (13/1/2019).

Bukan hanya itu, rumah ibadah juga dilarang menjadi lokasi penyebaran hoaks atau berita bohong, serta dilarang untuk menyampaikan isu SARA yang nantinya berujung pada rusaknya suasana kondusif di Muba yang selama ini telah dibangun.

"Kita ciptakan kerukunan antar umat bergama. Kita sepakat dengan Bawaslu karena ini sifatnya pencegahan. Bagi para penceramah taati aturan dan sampaikan hal-hal postif kepada masyarakat," jelas dia.

Adapun salah satu bentuk atau komitmen pencegahan, yakni pemasangan spanduk berisi sikap agar tidak berkampanye di tempat - tempat ibadah untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk. Pemasangan spanduk juga bertujuan untuk pencegahan isu hoaks, sara dan radikalisme di masjid.

Terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Muba, Soleh Naim mengatakan, pihaknya terus meningkatkan sinergi bersama TNI, Polri, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat untuk meminimalisir terjadinya gesekan dan potensi gejolak dalam masyarakat.

"Sejauh ini, hasil koordinasi dengan seluruh stakeholder menunjukkan kondisi Kabupaten Muba sangat kodusif. Masyarakat sangat berkomitmen untuk mewujudkan Muba zero konflik," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Zul Mulkan 235