Berita :: GLOBALPLANET.news

GAPKI

22 Januari 2019 08:13:00 WIB

KARACHI, GLOBALPLANET - Untuk memberikan gambaran yang utuh tentang minyak kelapa sawit dan kesehatan, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mempromosikan CPO ramah kesehatan kepada asosiasi pengusaha Pakistan, Vanaspati Manufacture Association (PVMA). Selain tentang kesehatan, GAPKI juga menjelaskan sawit ramah lingkungan.

Penjelasan ini disampaikan dalam pertemuan antara GAPKI dan PVMA di Pakistan akhir pekan lalu. Selain itu, kalangan pengusaha dan pemerintah Indonesia melakukan komunikasi dengan pemerintah Pakistan tentang kemungkinan TBT (technical barrirer to trade)terhadap minyak sawit Indonesia.

“Kami akan dorong agar langkah ini dapat berhasil,” ujar Dubes RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri dalam keterangan tertulisnya.

Pertemuan antara Dubes RI Islamabad Iwan Suyudhie Amri, bersama Konjen RI Karachi Totok Prianamto dan Ketua GAPKI, Joko Supriyono dengan jajaran pengurus Pakistan Vanaspati Manufacture Association (PVMA) dan Pakistan Edible Oil Refiners Association (PEORA) dilakukan dalam momentum Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) di Karachi, (19/1/2019).

PEOC diadakan di Karachi selama dua hari dengan menghadirkan para stakeholer dan narasumber kelapa sawit dari berbagai negara yaitu Indonesia, Pakistan, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris.

Pertemuan yang mengawali pelaksanaan PEOC ini, selain dimaksudkan untuk meningkatkan perdagangan sawit antara dua negara, juga untuk membahas penguatan kerjasama dalam rangka Indonesa-Pakistan Palm Oil Joint Committee (IP JPOC). Forum komunikasi eksportir importir yang dibentuk semenjak Maret 2017 lalu di Karachi atas inisiatif Indonesia.

Iwan menyebutkan pola komunikasi antar pelaku bisnis sawit harus terus dijaga. Apalagi isu kesehatan yang mencuat di Pakistan sejak dua tahun terakhir karena langkah kebijakan Punjab Food Authority (PFA) terkait pelarangan Vanaspati Ghee.

Menurut Iwan, saat ini guna meningkatkan hubungan dagang kedua negara Indonesia memberikan fasilitas bebas tarif bagi 20 tambahan produk Pakistan. Pemberian fasilitas ini juga bertujuan memastikan hubungan dagang antar kedua negara dapat berkesinambungan.

Reporter : Globalplanet Editor : M.Rohali 249