Berita :: GLOBALPLANET.news

Penyematan verifikasi atas berhasilnya delapan kelurahan mensukseskan program SBBS oleh Asisten Setda I Palembang, Rabu (23/1/2019). (Foto: Rachmad Kurniawan)

23 Januari 2019 14:01:08 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan mengupayakan akselerasi pencapaian kelurahan dalam terlaksananya program SBBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan). Peran kecamatan dan kelurahan menjadi penting untuk mensosialisasikan.

Asisten I Setda kota Palembang Sulaiman Amin menjelaskan, jika kegiatan ini bertujuan guna mempersiapkan Kota Palembang dalam penilaian kota sehat yang akan diselenggarakan tahun ini.

"Dalam penilaian ini salah satu indikatornya adalah masyarakat tidak ada lagi yang buang air di sembarang tempat ataupun sungai. Dengan sosialisasi ini kerja keras Lurah sangat diperlukan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat. Apalagi tahun ini Kelurahan mendapat anggaran dari pusat sebesar Rp340 juta rupiah," papar, Rabu (23/1/2019).

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir (2017-2018) dari 107 kelurahan yang ada, diketahui baru delapan kelurahan yang telah mensukseskan program tersebut. Sehingga tahun ini menginginkan kesadaran masyarakat meningkat.

"Ditambah dengan kucuran dana yang akan didapat kelurahan, bisa dibuatkan MCK di setiap wilayah masyarakat terutama yang berada di daerah pinggiran Sungai Musi," tambahnya.

Di tempat yang sama, Eni Murdiati, Kabag Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palembang menambahkan, adanya keinginan baginya agar kesadaran ini dibangun dari masyarakat sehingga apa yang menjadi tujuan Kota Palembang tercapai.

"Sangat disayangkan kelurahan yang telah terverifikasi kebersihannya adalah kelurahan yang jauh dari wilayah sungai seperti Kelurahan Kebun Bunga dan Kepadean Baru. Bahkan temuan kami ada yang rumahnya bagus tapi septic tanknya tidak berfungsi, sehingga salurannya dibuang ke aliran sungai (DAM) sekitar," tandasnya.

Selain kesadaran masyarakat yang ditingkatkan, perlu juga kerjasama dengan Kepala OPD lainnya untuk membangun saluran atau tempat MCK bagi warga dekat aliran sungai.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 299