Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati Banyuasin H. Askolani, SH, MH menyampaikan empat Raperda di ruang paripurna DPRD Banyuasin. (Foto: Ist)

05 Februari 2019 11:58:00 WIB

BANYUASIN, GLOBALPLANET - Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengusulkan Empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Banyuasin, terdiri dari dua Raperda Baru dan dua Raperda perubahan kepada DPRD Banyuasin untuk mendapat persetujuan menjadi Peraturan Daerah. Dewan menyetujui usulan Raperda tersebut untuk dijadikan Perda.

Pembahasan diawali dengan penyampaian nota pengantar oleh Bupati Banyuasin H Askolani, dilanjutkan pandangan Fraksi-Fraksi pada rapat paripurna satu sidang ke dua tahun 2019 yang digelar di ruang paripurna, Senin (4/2/2019).

Wakil Bupati Banyuasin, H Slamet Somosentono dan Ketua DPRD Irian Setiawa  serta wakil ketua DPRD Banyuasin

Rapat dipimpin Ketua DPRD Irian Setiawan didampingi Wakil Ketua Sukardi, Heryadi dan M Sholih dihadiri Bupati Banyuasin H Askolani, Wabup Slamet, Sekda H Firmansyah, Sekwan Dr Konar Zuber, dan anggota dewan serta pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Banyuasin.

Dalam nota pengantar Bupati Banyuasin H Askolani menyebut bahwa ada 4 Raperda yang diajukan pada tahun 2019 diantaranya 2 Raperda baru yaitu, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin tentang Pendirian Perseroan Terbatas Sei Sembilang Banyuasin.

Kemudian Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin tentang Fasilitasi dan Kemudahan Pajak Daerah dan Retribusi Deerah Kawasan Ekonomi Khusus Tarjung Api-Api Kabupaten Banyuasin.

Suasana Rapat Paripurna Reperda Banyuasin yang dihadiri OPD dan tokoh masyarakat.

Selanjutnya 2 Rancangan Peraturan Daerah Perubahan yakni, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2014-2018.

Setelah itu, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 tentang Penyertaan Modal Pemerintahan Kabupaten Banyuesin Kepada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Betuah.

"Sebanyak 4 Raperda ini kami sampaikan kepada pimpinan dan anggota dewan terhormat, untuk dibahas pada sidang-sidang selanjutnya. Saya berharap agar Raperda tersebut mendapat persetujuan menjadi Perda," jelas dia.

Anggota DPRD yang mengikuti Paripurna bersama instansi terkait.

Sementara itu Ketua DRPD Banyuasin Irian Setiawan dalam penyampaiannya mengatakan bahwa Pembentukan Peraturan Perundang-undangan termasuk Peraturan Daerah didasarkan pada pemikiran bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum.

“Segala aspek kehidupan dalam bidang kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan termasuk pemerintahan harus berdasarkan atas hukum yang sesuai dengan sistem hukum nasional,” ungkap dia.

Setiap fraksi sudah menyampaikan pandangannya dan setuju dengan empat rancangan Pemda Banyuasin. "Semoga apa yang menjadi visi misi Bupati Banyuasin dengan slogan Banyuasin Bangkit segera tercapai," pungkas dia. (ADV)

Reporter : Adi Irawan Editor : M.Rohali 472