Berita :: GLOBALPLANET.news

Nampak pengguna jalan baik roda dua dan empat sudah melewati jalur yang telah diperbaiki usai longsor, Rabu (6/2/2019). (Foto: Ferry)

06 Februari 2019 16:49:19 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Jalan Lintas Sumatera Lahat - Pagaralam, Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat yang sempat putus pada Sabtu (2/2/2019) lalu, kini sudah dapat dilalui masyarakat. Meskipun, belum kembali normal pengendara diminta extra hati-hati.

Pantauan di lapangan pada Rabu (6/2/2019) kegiatan perbaikan jalan masih terus berjalan, aktivitas kendaraan baik roda dua maupun roda empat dari arah Kabupaten Lahat ke Kota Pagaralam dan sebaliknya juga telah nampak terlihat melewati jalan yang sempat longsor sedalam sekitar 30 meter beberapa waktu lalu. Arus lalulintas diberlakukan sistem satu arah dan buka tutup.

Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) IV Provinsi Sumsel, Zulkarnain mengungkapka, hingga saat ini perbaikan jalan sudah tuntas semi permanen. Dikatakan Zulkarnain, kendaraan roda dua dan empat sudah melintas hanya saja pihaknya menyarankan untuk kendaraan bertonase berat untuk tidak melintas terlebih dahulu.

"Jalan yang amblas sudah kita timbun dan dipasang box culvert diatasnya kita timbun menggubakan material batu pasir. Sudah datar seperti sebelumnya," ucapnya, Rabu (6/2/2019) seraya memgatakan, untuk motor ataupun mobil pribadi sudah bisa lewat, dengan sistem buka tutup satu jalur. Kendaraan besar atau truck belum bisa, sebaiknya gunakan jalur alternatif.

Diterangkan Zul, meski saat ini belum selesai 100 persen ruas jalan aman untuk dilintasi dan pihaknya juga terus standby di lokasi untuk melakukan pemeliharaan. Sementara untuk penahan bahu kiri dan kanan jalan sembari menunggu desain akan dipasang karung pasir sehingga bisa menahan timbunan jalan.

"Saat ini kita sedang akan mengerjakan desain untuk membangun tembok sisi kiri dan kanan jalan. Namun itu butuh waktu sembari menunggu anggaran bulan April mendatang," tuturnya.

 

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 467