Berita :: GLOBALPLANET.news

Bersama para punggawa Jurnalis FC tim dari Alex Noerdin Cup 2019 yakni, Timnas All Star, di lapangan Unsri Bukit, Rabu (6/2/2019), sore. (Foto: Ist)

06 Februari 2019 23:04:15 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Bermain di bawah rintik hujan serta lapangan yang kurang baik karena habis hujan, tim dari Alex Noerdin Cup 2019 yakni, Timnas All Star yang digawangi oleh Carrasco Gonzales dan kolega, kembali menunjukan tren positifnya belum terkalahkan saat menghadapi Jurnalis FC dengan skor 17-0, saat bermain di lapangan Unsri Bukit, Rabu (6/2/2019), sore.

"Walaupun kekalahan tersebut cukup besar, tetapi Jurnalis FC sudah mampu mengukir sejarah. Pasalnya belum ada kawan-kawan Jurnalis atau wartawan di Sumsel ini yang bermain langsung dengan para mantan punggawa timnas era 1980an, bahkan pemain asing yang sangat berkelas," kata kapten Tim Jurnalis FC Sidra Muntaha, Rabu (6/2/2019) sore usai pertandingan.

Sidra panggilan akrabnya ini pun menjelaskan, bahwa timnya dari awal bermain itu tidak memikirkan hasil akhir yang ditorehkan para Timnas All Star. Hal tersebut cukup beralasan pasalnya para mantan punggawa timnas pada eranya pun walaupun umurnya terbilang sudah tidak muda lagi, dibantu dengan pemain asingnya sebut saja Ronal Fagundes, Carrasco, mampu menunjukan permainan yang sangat apik walaupun kondisi lapangan yang 'becek'.

"Sekali lagi kami disini hanya mau mengukir sejarah bermain dengan para bintang, sebut saja, Mahyadi Panggabean, Septa Rianto, Amirul Mukminin, Oktavianus, Wijay, sedangkan eks timnas seperti, Putu Gede, Hermansyah, Nasir Salasa, dan masih banyak lagi lainnya," ujarnya.

Sidra mengakui, timnya yang dihuni para jurnalis media cetak, online, dan TV, sebut saja seperti, Ardi Rmol, Adi Kurniawan Globalplanet.news, Ferly Berita Pagi, Janta Palpres, Odi Sriwijaya Post, David CNN grup, Wiko Sumatera Expres, Fadil Kaganga, Eko Tribun Sumsel, Vei Paltv, dan masih banyak lagi.

"Memang kami sehari-hari tidak bermain bola, tapi kami maknai dengan adanya pertandingan ini menunjukan bahwa silaturahmi antar para pemain yang biasanya kami beritakan itu tetap terjalin. Intinya ini pengalaman pertama, dengan adanya AN Cup yang di gelar oleh mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, bisa meyatukan para pecinta sepakbola walaupun profesi kami berbeda," bebernya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Timnas All Star Nasir Salassa usai pertandingan, menyebut, di laga ini tim besutannya tidak terlalu fokus pada hasil. Tapi jajaran pelatih cukup mensyukuri jika baru tour kedelapan kabupaten/kota, sudah mencetak 105 gol.

"Artinya pemain cukup produktif dalam setiap pertandingan," ujarnya.

Nasir pun memuji anak asuhnya yang selalu all out dalam setiap pertandingan. Pemain tak menganggap remeh lawannya sebagai bentuk menghormati lawan.

Dalam setiap pertandingan pun, termasuk lawan Jurnalis FC ada edukasi yang diberikan. Mantan pemain Timnas ini mempertontonkan bagaimana cara bermain sepakbola yang benar.

Tak hanya edukasi bagi tim lawan, tapi juga bagi anak-anak usia dini yang ikut festival U-12, 14 dan coaching clinic.

"Kalau biasanya Jurnalis ini nonton dan nulis, kini bermain dan tahu cara bermain bola yang benar," pungkasnya.

Di laga ini melawan Jurnalis FC, Carrasco mencetak lima gol menit ke-7, 15,18, 24 dan 31. Mahyadi Panggabean quattrick menit ke-19, 22, 25 dan 30. Achmad Junaidi hattrick menit ke-37,39, 41.

Sementara Wijay melengkapi kemenangan dengan dua golnya menit ke-49 dan 58 dan masing-masing satu gol dicetak I Putu Gede menit ke-5, Bayu Martha menit ke-15 dan Oktavianus menit ke-46.
 

Reporter : Adi Kurniawan Editor : M.Rohali 260