Berita :: GLOBALPLANET.news

Wali Kota Palembang Harnojoyo. (Foto: Rachmad Kurniawan)

08 Februari 2019 19:22:09 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Ketika mendung dilanjutkan hujan deras melanda, warga Palembang langsung cemas dan mengurangi aktivitas di luar. Karena biasa kemacetan terjadi hampir di semua jalan karena banjir atau genangan air hujan.

Apalagi seusai sejumlah proyek termasuk LRT, terjadi penyempitan drainase di Kota Palembang. Untuk itu, Pemkot Palembang berencana melanjutkan program pompanisasi. Setelah pembangunan rumah pompa di Sungai Bendung untuk mengurangi banjir di sepanjang Sungai Bendung seperti kawasan Sekip, Wali Kota Palembang Harnojoyo menyatakan berencana membuka rumah pompanisasi di Sungai Lambirado.

Pompanisasi bertujuan membantu tugas pompa air di Sungai Bendung yang terhubung ke Sungai Sekanak. Karena Sungai Lambidaro dan Sungai sekanak ditargetkan akan menjadi jalur transportasi air.

"Iya jadi pompanisasi baru ini akan dibangun setelah pompanisasi di Sungai Bendung. Karena tahun 2023 targetny, kedua sungai ini menjadi jalur bagi transportasi air dan mengurangi efek genangan ketika hujan turun. Semoga aliran dan genangan air di Sungai Sekanak terbantu," kata Harno seusai menerima audiensi Pemkab Lahat, Jumat (8/2/2019).

Selain Sungai Lambidaro, pihaknya juga tengah merencanakan pompanisasi di Sungai Selayur dan Sungai Buah yang muaranya berada di wilayah Pusri. Mengingat keseriusannya dalam mengatasi genangan air di Palembang.

"Sudah kami kirim surat ke PT Pusri tinggal menunggu persetujuan dari pusat. Semoga dengan 3 pompanisasi (Sungai Bendung, Lambidaro, Sungai buah dan Selayur) yang kita tunggu selesai dan sedang direncanakan ini dapat mengurangi genangan air yang selama ini selalu kita rasakan usai hujan lebat," tandasnya

Wali Kota juga mengimbau masyarakat jika ada saluran drainase sekitar rumah yang terhambat, segera bersihkan. Jangan hanya menunggu bantuan pemerintah kota.

"Tadi saya dapat laporan dari beberapa warga saat Shalat Jumat mengenai saluran drainase yang tak berjalan. Nah ini sudah saya minta agar RT/RW nya menggelar gotong royong Minggu pagi. Apalagi Perwali tentang pola gotong royong di RT/RW masing-masing sudah diterbitkan," tutupnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 104