Berita :: GLOBALPLANET.news

10 Februari 2019 09:56:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Bapak polisi satu ini viral dan dikenal luas sehingga masyarakat ingin bertemu dan berfoto dengannya, setidaknya terus ditunggu aksinya dalam menumpas para pelanggar. Tetapi tidak bagi pelaku kejahatan, pertemuan dengan polisi satu ini sangat dihindari.

Ya, dia adalah Aiptu Heri Kusuma, Katim Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Bapak polisi satu ini memiliki nama udara yang viral, ya Hergon alias Heri Gondrong. Tidak sedikit aksinya bersama tim dalam menumpas dan memberantas kejahatan menjadi viral karena juga secara tidak langsung menjawab kebutuhan masyarakat akan ketegasan aparat.

Bersama Hergon, wartawan globalplanet.news berkesempatan berbincang dengan anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel mengenai kesehariannya dalam menjalan tugas. Penasaran? Berikut wawancaranya bersama Rio Siregar, wartawan globalplanet.news :

 

1. Anda dan tim terus menumpas banyak kejahatan bahkan termasuk Parkir, sehingga banyak masyarakat bertanya. Kami mungkin mewakili masyarakat, apa tugas pokok sehari - hari anggota Jatanras khusus Unit I?

Tugas sehari-hari kita memantau seperti biasa memonitoring kewilayahan yang sudah dibagi ring - ringnya per unit masing-masing. Untuk memantau situasi tindak kejahatan yang menonjol khususnya kejahatan jalanan (Street Crime) yang terjadi di Sumsel serta memback up kewilayahan apa yang terjadi dan apa kejadian yang urgen yang berdampak luas ke masyarakat.

 

2. Apa kejadian yang menonjol atau yang banyak laporannya?

Kejadian yang menonjol akhir – akhir ini diantaranya begal yang korbannya sopir taksi online. Yang kedua Curas, Curat dan Curanmor, serta kejahatan jalanan seperti pemerasan yang terjadi beberapa minggu ini yang dilakukan oleh juru parkir yang laporannya cukup banyak masuk ke Polda Sumsel.

 

3. Masyarakat tentu bertanya, seperti apa Anda dan tim dalam mengungkap kasus, kendala seperti apa yang dihadapi?

Kalau untuk kendala yang dihadapi anggota? Saya rasa tidak ada, karena sudah tugas dan kewajiban anggota. Kalau kendala yang dihadapi anggota di lapangan karena kurangnya informasi dari masyarakat seperti masyarakat yang menjadi korban masih enggan untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Untuk itu kami berharap kepada masyarakat agar bisa berpartisipasi dengan anggota dengan memberikan informasi yang jelas dan benar.

 

4. Anda terus behadapan dengan banyak pelaku kejahatan dan menemui banyak modus kriminal, apa pesan untuk masyarakat terhindar dari tindakan kejahatan?

Kalau berjalan, jangan berjalan di tempat yang sepi, upayakan di tempat yang ramai. Jangan memakai perhiasan yang mencolok jika akan bepergian. Kalau ada atau melihat orang yang mencurigan segera untuk melaporkan ke aparat setempat atau kepolisian yang terdekat.

Terakhir jika akan meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, simpan atau titipkan barang dan surat - surat penting kepada tetangga atau simpan di tempat yang aman dan untuk memberitahukan kepada ketua RT setempat.

 

5. Apa harapan Anda kedepan?

Harapan saya kedepannya kepada kepolisian agar tetap profesional dalam penegakan hukum sesuai dengan fungsinya yang melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat sesuai dengan program Kapolri yang profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter).

 

6. Apa pesan supaya orang tidak jahat?

Kepada seluruh masyarakat Kota Palembang, jangan bertindak bodoh dengan melakukan tindak kejahatan, karena keluarga kalian akan terluka dan menangis melihat orang yang diharapkan menjadi sukses justru terbelenggu diterali besi sel tahanan. Sel tahanan adalah tempat yang paling hina di muka bumi ini.

 

Tentang Hergon:

Nama            : Aiptu Heri Kusuma Jaya

Tempat Tgl Lahir : Palembang 18 Oktober 1975

Istri            : Mita Rusani

Anak          : 1 (satu)

Alamat : Jalan Kolonel H Burlian, Aspol Punti Kayu, Kecamatan AAL Palembang

 

Riwayat Dedinasan :

Seba PK 96 / 97 Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung,

Dasba Brimob 97 Watu Kosek, Surabaya, Jawa Timur,

Pendidikan kejuruan (Dikjur) Resmob tahun 2000, Reserse Jatanras 2015 sampai sekarang.

Reporter : Rio Siregar Editor : Zul Mulkan 527