Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua Tim Saber Pungli Sumsel Kombes Pol Dody Marsidi dalam salam tolak Pungli. (Foto: Rio Siregar)

11 Februari 2019 13:59:22 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Menanggapi vitalnya video dugaan pungutan liar (pungli) yang berujung pencopotan Lurah Timbangan, Ogan Ilir, Sumsel mendapatkan respon Tim Saber Pungli Polda Sumsel.

“Setelah beredarnya video dugaan pungli tersebut saya sudah memerintahkan turun untuk melakukan penyelidikan kebenarannya,” ujar Ketua Tim Saber Pungli Sumsel yang juga Irwasda Polda Sumsel, Kombes Pol Dody Marsidi, Senin (11/2/2019).

Ketika proses penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk yang memvideokan pungli tersebut, diharapkan segera membuat laporan ke polisi. Pemkab Ogan Ilir juga bergerak lebih cepat bersama unsur Muspida, yang akhirnya membuat Bupati OI mencopot Lurah Timbangan dari jabatannya.

“Kami mengapresiasi proses pencegahan pungli yang dilakukan oleh warga. Karena bagi kami selaku Satgas Pungli di Sumsel lebih penting dilakukan pencegahan serta menindak setiap oknum yang terbukti melakukan pungli,” tambahnya.

Untuk kasus pidana pungli yang dilakukan mantan Lurah Timbangan itu tidak bisa diproses, karena korbannya tidak membuat laporan. Korban sudah cukup puas dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bupati Ogan Ilir yang telah mencopot jabatannya sebagai Lurah Timbangan.

“Ke depannya masyarakat bisa melaporkan setiap bentuk pungli melalui call center 082211101986 bisa melalui telepon, SMS dan WhatsApp ataupun melalui email saberpunglisumsel@yahoo.com,” jelasnya.

Sejauh ini layanan call center ini masih aktif setiap laporan yang diterima akan dilakukan penyelidikan. Bila menemukan langsung segala bentuk pungli di seluruh instansi bisa direkam dalam bentuk video. Serta para korban tidak segan untuk membuat laporan ke polisi jika menjadi korban pungutan liar.

Reporter : Rio Siregar Editor : Zul Mulkan 123