Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati PALI Heri Amalindo menghadiri pemeriksaan kanker rahim dan payudara yang digelar TP PKK kerjasama dengan Dinkes PALI, Senin (11/2/2019). (Foto: Eko Jurianto).

11 Februari 2019 17:23:14 WIB

PALI, GLOBALPLANET.news - Pemeriksaan kesehatan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode inspeksi visual dengan asam asetat atau IVA serta Clinicial Breast Examination (CBE)/kanker payudara kembali dilakukan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bekerja sama dengan Dinkes setempat. di Desa Betung Selatan Kecamatan Abab, Senin (11/2/2019).

Kegiatan bertajuk Gebyar program inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) /kanker leher rahim dan clinical breast examination (CBE)/kanker payudara dalam rangka memperingati hari kanker sedunia dengan tema "I AM AND I WILL/Saya Peduli Untuk Deteksi Dini" tersebut dihadiri Bupati PALI Heri Amalindo, istri Bupati Ir Hj Sri Kustina serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI.

Istri Bupati PALI mengajak seluruh wanita Pasangan Usia Subur (PUS) untuk tidak malu-malu memeriksakan dirinya sebagai antisipasi penyakit kanker rahim dan kanker payudara. 

"Diketahui bahwa penyakit mematikan nomor satu di dunia bagi wanita adalah kanker, untuk itu dengan adanya program ini, jangan malu untuk melakukan pemeriksaan dini penyakit kanker leher rahim dan kanker payudara," ajak Sri Kustina. 

Melalui program itu, diakui istri Bupati bahwa TP PKK PALI dengan program tes IVA mendapat juara tingkat I Provinsi Sumatera Selatan. "Tujuan utama kami bukan mengejar juara, tetapi ini tekad TP PKK melaksanakan program ini karena sangat berguna bagi masyarakat. Serta suksesnya program tes IVA berkat dukungan semua masyarakat," terangnya. 

Selain melakukan program pemeriksaan kanker, dikatakan Sri Kustina bahwa TP PKK PALI mendapat tugas perhatian terhadap penyakit TB Paru. "Penderita TB Paru di Kabupaten PALI dari data Dinkes ada 450 orang. Ini harus kita cegah dan diobati karena penyakit ini sangat menular. Selain melakukan upaya pencegahan kita juga akan membagikan makanan tambahan bagi penderita TB Paru," imbuhnya. 

Sementara itu, Bupati PALI menyarankan kepada para suami agar tidak melarang istrinya untuk memeriksakan kanker secara dini. Sebab penyakit kanker salahsatu penyakit tidak menular, karena tidak menular itulah banyak orang meremehkan. Padalah penyakit ini sangat mematikan. 

"Mari kita mensosialisasikan agar wanita PUS memeriksakan dini penyakit kanker rahim maupun kanker payudara. Dengan program TP.PKK khususnya Pokja 4 ini banyak membantu meringankan pemerintah dibidang kesehatan," ucapnya. 

Selain pemeriksaan kanker, Bupati juga menghimbau masyarakat agar mewaspadai penyakit  TB Paru. "Jangan malu untuk berobat, dan akan diberikan juga makanan tambahan bagi penderita tersebut. Pada seluruh bidan untuk segera menyampaikan informasi adanya penderita TB, karena penyakit ini harus segera diobati, cara pengobatan harus rutin selama 6 bulan," tambahnya. 

Di tempat sama, Lydwirawan Plt Kepala Dinkes PALI menjabarkan terkait penyakit kanker. "Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Dan yang paling banyak membunuh adalah kanker rahim. Dengan pemeriksaan secara dini, kanker leher rahim bisa dicegah," ungkap Lydwirawan. 

Untuk peserta pada program tersebut, disebutkan Lydwirawan ada 160 orang. "Kami juga undang wanita PUS dari 8 desa dari Abab dan Tanah Abang," pungkasnya. 

Reporter : Eko Jurianto Editor : Zul Mulkan 52