Berita :: GLOBALPLANET.news

Masyarakat Kota Palembang saat menggunakan transportasi LRT. (Foto:Adi Kurniawan)

12 Februari 2019 08:24:00 WIB

JAKARTA, GLOBALPLANET.news - Polemik proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang terus menjadi sorotan nasional. Dengan jumlah penduduk berkisar 1,5 juta jiwa, masyarakat Palembang dinilai belum membutuhkan transportasi LRT.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara mengatakan, pembangunan LRT Palembang yang tidak terencana dengan baik.  Menurutnya, wakil presiden Jusuf Kalla pernah mengatakan jika Palembang yang hanya berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa dinilai belum perlu LRT.

Selain itu, menurut Hendra, pembangunan LRT Palembang merugikan negara. Tingginya biaya operasional LRT per bulan yang mencapai Rp10 miliar tidak sebanding dengan pendapatannya yang hanya Rp 1,1 miliar per bulan.

"Artinya ada minus lebih kurang Rp 8,9 miliar yang harus disubsidi negara. Ini bukti kesalahan perencanaan Jokowi dalam bangun infrastruktur," kata Suhendra seperti dikutip dari Inilah, Senin (11/2/2019).

Dia menjelaskan, pembangunan LRT Palembang menuai protes dari rakyat. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beserta Pemerintah Kota Palembang sendiri menolak menanggung minus beban operasional Light Rail Transit (LRT) yang mencapai Rp 8,9 miliar per bulan tersebut.

“Daripada hamburkan uang rakyat untuk subsidi operasional LRT Palembang, lebih baik anggaran negara digunakan untuk bangun infrastruktur dasar yang langsung bisa dirasakan masyarakat. Seperti bangun perumahan murah, jaringan air minum/ air bersih, bangun puskesmas, atau bangun gedung-gedung sekolah yang sudah rusak. Jadi jelas, uang pajak rakyat kembali ke rakyat," tandasnya.

Sementara itu, dari pantauan yang dilakukan Globalplanet di lapangan, transportasi LRT sendiri masih belum menjadi saranan pilihan utama bagi masyarakat Palembang. Saat ini masyarakat menjadikan LRT sebagai lokasi wisata untuk melihat Palembang dari atas.

Sementara itu, penggunaan LRT sebagai transportasi kendaraan umum hanya bagi masyarakat tertentu saja, terutama yang memiliki tujuan berdekatan dengan lokasi stasiun berada.

Reporter : Globalplanet Editor : Karerek 264