Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri upacara Penyerahan Ijazah (UPI) 864 Lulusan Universitas Terbuka Palembang Periode I Tahun 2019, di Aula Utama Gedung Asrama Haji Palembang, Selasa (12/2/2019). (Foto: Ist)

12 Februari 2019 15:17:16 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menghadiri upacara Penyerahan Ijazah (UPI) bagi 864 Lulusan Universitas Terbuka Palembang Periode I Tahun 2019. Penyerahan ijazah bagi 864 lulusan dari Fakultas FKIP, Fakultas MIPA, Fakultas Ekonomi, Fisip dan Pasca Sarjana bertempat di Aula Utama Gedung Asrama Haji Palembang, Selasa (12/2/2019).

"Sebagai Gubernur, saya wajib hadir. Bukan saja orang tua kalian yang bangga tapi gubernur juga bangga dengan kalian. Cuma satu alasan saya hadir di sini saya bangga dengan kalian," ujar Herman Deru.

Gubernur mengaku dirinya pernah menjadi orang yang mendaftar UT pada  tahun 1985. Saat itu, lanjut Herman Deru, keberadaan UT  bisa dikatakan sebagai perguruan tinggi yang nyaris tidak diketahui keberadaannya atau antara ada dan tiada.

“Saat itu teknologi tidak secanggih sekarang. Semua masih dilakukan secara manual. Namun saat ini semua itu terjawab. Sekarang saat saya jadi gubernur, pada hari ini saya hadir di sini menyerahkan ijazah lulusan UT,” katanya.

Sekarang ini lanjut Herman Deru, keberadaan UT tidak diragukan lagi, UT bisa menghasilkan sumber daya manusia yang handal. Karena itu dirinya mengajak kalangan orang tua untuk tidak pernah ragu lagi menentukan pilihan memasukan anaknya menempuh pendidikan perguruan tinggi di Universitas Terbuka.  Mutu UT  bisa dikatakan sudah teruji, tidak kalah dengan Perguruan Tinggi (PT) lainnya di Indonesia.

"Lulusan UT ini tidak diragukan lagi. Universita Terbuka  bukan Universitas yang main-main mutunya. Kalangan orang tua, ayo jangan pernah ragu. Mari kita masukan putra putri kita ke Universitas Terbuka,” ajak Gubernur.

Kepala para wisudawan/wisudawati, Gubernur mengingatkan, agar pandai bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Mengingat tidak semua orang bisa menyandang gelar sarjana. Karena itu dia meminta agar para alumnus dapat menjaga nama baik almamater UT  di tengah masyarakat dan lingkungan kerja.

“Sebagian orang gelar sebagai kebanggan. Namun itu saja tidak cukup yang paling penting bagaimana mempertanggungjawabkan gelar yang disandang. Ilmu yang didapat harus diimplementasikan dengan profesi apapun pekerjaan yang dijalani. Bagi yang pagawai diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerjanya,” harapnya.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : Zul Mulkan 202