Berita :: GLOBALPLANET.news

Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok. (Foto:Ist)

12 Februari 2019 18:26:00 WIB

JAKARTA, GLOBALPLANET.news - Kendati sudah menjai kader PDIP, Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Jusuf Kalla melarang Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok bergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

Wakil Presiden RI ini menilai, kebardaan Ahok di TKN akan berdampak negatif bagi suara pasangan nomor urut 01 tersebut dalam pemilihan presiden beberapa bulan mendatang.

"Kalau saya ditanya sebagai Ketua Dewan Pengarah TKN, jangan," ujar JK seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (12/02/2019).

Dijelaskan JK, kasus penistaan agama yang menimpa Ahok beberapa tahun lalu menjadi alasan kuat dilarangnya Ahok bergabung dalam tim Jokowi-Ma’ruf. Keberadaan Ahok dinilai akan mengurangi pemilih dalam pilpres mendatang.

“Jadi ya lebih baik, tenang-tenang Pak Ahok. Jalan-jalan dulu, karena Ahok kan sudah 4 kali pindah partai juga," kata JK.

Tak hanya itu, JK menilai jika Ahok masuk dalam tim Jokowi tentu akan membahayakan pasangan jokowi-Ma’ruf karena didukung oleh penista agama.

 

Reporter : Globalplanet Editor : Karerek 129