Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua Ombudsman RI Amzulian Rivai didampingi Wagub Sumsel Mawardi Yahya mencicipi sekapur sirih dalam seminar terkait perayaan HUT Ke-19 Ombudsman, di Hotel Novotel Palembang, Senin (11/3/2019). (Foto: Ist)

11 Maret 2019 18:09:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Hari Jadi Ke-19 Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman Republik Indonesia, Tanggal 10 Maret 2019, Ombudsman menggelar seminar Internasional dengan tema "A Better Public Service Delivery In The Era Of Disruption". Seminar bertempat di Hotel Novotel Palembang, Senin (11/3/2019).

Dihadairi Ketua Ombudsman RI, Prof Amzulian Rivai, SH, LLM, Ph.D. Para perwakilan dari negara sahabat diantaranya deleglasi dariThailand, Malaysia, Australia, Timor Leste, Wakil Gubernur Sumsel Ir Mawardi Yahya dan Wali Kota Pelembang H Harnojoyo.

"Siapapun  kita apapun jabatannya akan berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.  Karena ini tolak ukur dalam mencapai kesejahteraan melalui pelayanan publik," ujar Amzulian Rivai dalam sambutan.

Mantan Dekan FH Unsri menyebutkan, ada tiga kebijakan yang telah diambil pemerintah dalam menciptkan layanan publik di Indonesia, diantaranya membentuk kementerian Menpan RB. Selanjutnya Penerbitan UU 37 Tahun 2008 Tentang Ombudsman yang tugasnya mengawasi layanan publik tehadap kementerian, BUMN, BUMD dan  perorangan yang dannya bersumber dari APBN dan APBD. Serta diterbitkannya UU Nomor 25 Tahun 2009 tekait layanan publik.

“Layanan publik adalah  hak warga negara dan kewajiban  bagi pemerintah. Digitalisasi layanan publik memudahkan masyarakat mendapatkan layanan yang cepat. Seminar ini sangat penting untuk bertukar pikiran di kawasan asia tenggara,” tambahnya.

Amzulian juga menegaskan, saat ini masih marak praktik pungli meskipun telah menerapkan sistem layanan berbasis digital atau online di Indonesia. “Kita masih menemukan adanya pungli. Meski ini bukan kewenangan Ombudsman. Namun Ombusman melihat masih ada,” imbuhnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Sriwijaya, kepada seluruh peserta seminar baik yang berasal dari dalam maupun dari  luar negeri.

"Rakerja ini merupakan tolak ukur majunya  pelayanan publik di Sumsel. Ombudsman RI memberikan perhatian lebih untuk Sumsel dengan menjadikan Palembang sebagai tuan rumah," tegas Wagub.

Masih menurut Mawardi, Pemprov Sumsel akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik di Sumsel dengan cepat, mudah dan terukur. Bahkan kedepan pelayanan publik di Sumsel akan terus dibenahi dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota dengan mengacu pada  kritik dan saran dari masyarakat.

"Pak Gubernur  dan saya sebagai Wakil Gubernur  senantiasa mohon bimbingan dan kritik dari seluruh jajaran Ombudsman. Kami mohon untuk tidak sungkan-sungkan. Rusaknya Sumsel rusaknya juga nama baik ketua Obudsman RI," tegas Wagub yang disambut tepuk riuh para hadirian.

Reporter : Adi Kurniawan/rel Editor : Zul Mulkan 155