Berita :: GLOBALPLANET.news

Pemusnahan 8,3 Kg sabu. (Foto: Rio Siregar)

12 Maret 2019 12:35:38 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Polda Sumatera Selatan dan Polresta Palembang memusnahkan sebanyak 8,3 Kg sabu yang disita dari 14 tersangka dihadapan para pelajar.

"Barang bukti sabu kami musnahkan dengan di saksikan para pelajar," terang Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain di Palembang, Selasa (12/3/2019).

Dikatakan Zulkarnain, puluhan pelajar ini dihadirkan karena mereka akan menjadi generasi penerus bangsa. Sehingga para pelajar tak boleh terlibat pada peredaran gelap narkoba, apalagi sebagai pemakai.

"Narkoba ini sasarannya generasi muda, mereka mau merusak generrasi bangsa. Ini contoh yang tidak baik dan pelajar ini harus tahu bahwa narkoba ini sangatlah berbahaya," kata Zulkarnain.

"Bayangkan ini berat seluruhnya 8,3 Kg dan kalau dijual bisa Rp 10 miliar lebih. Coba kalau ini dipakai bangun sekolah, kan sudah bagus. Tetapi narkoba tidak melihat usia, jadi anak-anak ini aja bisa jadi sasaran narkoba," imbuh pria yang akrab disapa Zul tersebut.

Untuk barang bukti 8,3 Kg sabu, didapat dari 14 bandar dan tertangkap tangan di Palembang. Bahkan ada juga jaringan bandar sabu asal Bandung, yakni Novall cs dan ditangkap di bandara Palembang beberapa waktu lalu. 

"Ini paling banyak ada kelompok sindikat Bandung, kelompok Novall cs yang sabu mau dibawa ke Palu daerah 10 Kg, tapi di tangkap dan ternyata jaringan besar dia," kata Kapolda.

Setelah memajang para bandar di depan puluhan pelajar, Kapolda beserta jajaran langsung memusnahkan sabu senilai Rp 10 miliar lebih tesebut. Barang haram itu dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampur deterjen bubuk.

Para pelajar yang hadir mewakili sekolah di Palembang terlihat menyaksikan saat pemusnahan dengan serius. Mereka pun diminta bisa menjadi generasi penangkal peredaran narkoba di Tanah Air dan tidak mudah terjerumus.

 

Reporter : Rio Siregar Editor : M.Rohali 132