Berita :: GLOBALPLANET.news

Sejumlah APK peserta pemilu yang kembali terpasang setelah sebelumnya sempat ditertibkan oleh petugas. (Foto: Eko Saputra)

12 Maret 2019 18:23:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Pasca ditertibkan oleh petugas gabungan dari Bawaslu dan Pol PP Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) beberapa waktu lalu, Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu yang melanggar di lingkungan Kabupaten OKI kembali bertebaran.

Hal ini terlihat dari banyaknya APK peserta pemilu yang bertebaran di tempat-tempat yang tidak tepat. Ketua Bawaslu OKI, Ihsan Hamidi ditemui di Kantor Bawaslu OKI, Selasa (12/03/2019) menuturkan, apa yang terjadi tersebut merupakan sebuah pelanggaran administratif.

"Itu sudah kita tertibkan lebih kurang dua pekan lalu, bahkan di pohon-pohon itu bersih tapi ternyata sekarang dipasang lagi. Banyak itu yang kita bersihkan dan yang dilepas itu disita," kata Ihsan.

Diungkapkannya, hampir seluruh APK yang bertebaran saat ini melanggar meski ditempat-tempat yang berbayar. "Itu sudah kita surati peserta Pemilu-nya. Bahkan ada yang alamatnya sulit dicari sudah dihubungi melalui kontak mereka, termasuk partai sudah diperingatkan semua," ungkapnya.

Menurutnya, karena pelanggaran ini merupakan pelanggaran administratif sanksi awal yang diberikan hanya berupa peringatan ataupun teguran. Ihsan menambahkan, berdasarkan hasil temuan di lapangan, selain di wilayah Kayuagung wilayah lain yang juga terdapat banyak APK berkeliaran adalah wilayah Lempuing.

"Jadi itu tahapannya pertama kita koordinasi dengan peserta pemilu, setelah itu kita berikan peringatan lalu diberikan tanda pelanggaran pada APK, kalau sudah diberikan peringatan langsung dilepas nanti," tuturnya.

Dirinya berharap agar pihak KPU ke depan mempersiapkan titik-titik khusus terkait lokasi pemasangan APK ini. "Tapi karena ini tidak difasilitasi oleh KPU jadi ini melanggar dan harus kita tertibkan," tandasnya.

 

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 283