Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi

12 Maret 2019 19:06:46 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Sejumlah Ketua RT di Kelurahan Pagar Tengah, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang mengeluhkan pemotongan gaji tanpa koordinasi terlebih dahulu oleh oknum di kelurahan tersebut.

"Kami tidak ikhlas, besaran gaji yang kami terima hanya Rp 500 ribu per-bulan. Padahal, total gaji yang seharusnya kami terima itu kisaran Rp 600 ribuan lebih per-bulan," ungkap salah seorang Ketua RT di kelurahan tersebut, yang meminta namanya dirahasiakan kepada wartawan, Selasa (12/3/2019).

Dikatakannya, hampir seluruh Ketua RT di kelurahannya itu, menyayangkan adanya pemotongan gaji mereka secara sepihak. Selain tanpa koordinasi, pemotongan yang dilakukan juga memiliki alasan yang tidak jelas.

"Alasan oknum itu macam-macam. Untuk biaya SPJ-lah, biaya operasionallah, buat beli gorengan dan sebagainya yang alasannya sulit kami terima," ujar dia.

Sementara sebut dia, semua orang tahu jika kelurahan memiliki anggaran sendiri untuk operasional dari APBD, bukan dari memotong gaji RT.

"Kelurahan Pagar Tengah memiliki 3 RW dan sekitar 15 RT. Pemotongan gaji ini bukan kali pertama, tapi sejak tahun (2018) lalu demikian juga. Kami berharap kedepannya tidak terjadi lagi, itu saja," imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Setda Empat Lawang, RM Sobri mengatakan, penganggaran gaji Ketua RT dan RW se Kabupaten Empat Lawang, dilakukan di tingkat kecamatan masing-masing. Di Kabupaten Empat Lawang sebut dia, kelurahan cuma ada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Pendopo.

"Di Tebing Tinggi ada enam kelurahan dan di Pendopo ada tiga kelurahan. Untuk persoalan gaji RT, besarannya untuk saat ini saya tidak tahu, karena dikelola di tingkat kecamatan," sebut Sobri.

Pada awalnya sebut Sobri, Ketua RT dan RW tidak memiliki insentif/gaji. Namun pada 2006, saat wilayah Kabupaten Empat Lawang masih bergabung dengan Kabupaten Lahat, keluar peraturan daerahnya yang mengatur masalah insentif ketua RT dan RW, sehingga setiap bulan ketua RT dan RW menerima insentif, termasuk di kelurahan yang ada di Tebing Tinggi dan Pendopo, yang dulunya memang merupakan wilayah Kabupaten Lahat.

"Jadi, untuk urusan gaji Ketua RT dan RW, itu ada pada ranah camat. Kita tidak tahu menahu tentang itu," jelasnya.

Reporter : Rody Hartono Editor : M.Rohali 63