Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi dan Kapolres AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK saat foto bersama dengan unsur Muspida dan tokoh masyarakat. (Foto: Dadang Dinata)

13 Maret 2019 10:34:28 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendukung penuh langkah Polres OKU Timur yang membubarkan hiburan Orgen Tunggal (OT) karena melebihi batas waktu yang diatur dalam surat edaran Bupati.

Hal ini disampaikan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi pada Rabu (13/03/2019). Kesadaran masyarakat harus dibangun agar merubah kebiasaan yang kurang baik. 

"Selama ini masyarakat menggelar kegiatan pesta maupun hiburan OT  dari siang hingga malam. Sebenarnya hajatan itu tidak dilarang. Namun yang dilarang musik remix yang menggunakan OT,  karena rawan mengingat  OT sering dijadikan tempat peredaran Narkoba," ujarnya.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Polres OKU Timur yang sudah melakukan tindakan tegas, karena memang sudah Surat Edaran pembatasan hiburan OT hingga pukul 17.00 Wib," ujarnya.

Kholid juga menambahkan, Surat Edaran  Bupati OKU Timur HM Kholid MD nomor 307/Setda/2019, merupakan hasil keputusan bersama. Selanjutnya Pemkab dan Polres akan memberikan sosialisasi tentang Surat Edaran ini kepada masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Karena tidak mengindahkan Surat Edaran Bupati OKU Timur, tentang pembatasan hiburan Orgen Tunggal (OT), membuat Kapolres OKU Timur bersama TNI membubarkan hiburan OT yang diselenggarakan oleh Marsi di Dusun Embus Sari Desa Way Halom Kecamatan  Buay Madang bahkan alat keyboard yang digunakan disita.

Pembubaran hiburan yang sudah melewati batas waktu ini dipimpin oleh Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK pada Selasa (12/03/2019) malam sekitar pukul 20.00 Wib.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK, mengatakan, pembubaran hiburan OT melewati batas waktu yang sudah ditentukan ini bukan tanpa dasar.

Sudah ada edara dari Bupati OKU Timur batas hiburan tentang pembatasan hiburan OT hingga pukul 17.00 Wib. Bahkan Polres juga sudah membuat maklumat menindaklanjuti surat edaran Bupati OKU Timur tersebut. Karena melanggar alat keyboard yang digunakan disita dan dibawa ke Mapolres OKU Timur.

Hiburan OT pada malam hari menjadi tempat peredaran Narkoba dan sudah sangat meresahkan masyarakat. "Tujuan penertiban untuk menjaga keamananan daerah kita karena masyarakat sudah resah dengan hiburan Orgen Tunggal pada malam hari yang sering menjadi pemicu keributan,"ungkapnya.

 

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 1605